REMBANG - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Rembang siap memberikan respons apabila ada kandidat bakal calon wakil bupati (bacawabup) yang menghendaki rekomendasi.
Kandidat ini nantinya akan disandingkan bersama Bakal Calon Bupati Harno.
Saat ini, DPD Golkar Rembang memang telah menentukan arah politiknya.
Ia merapat dan bergabung bersama Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Harno.
Selain golkar juga ada Nasdem dan Gerindra.
Beberapa waktu lalu, Nasdem telah memberikan rekomendasi kepada Harno untuk maju sebagai calon bupati.
Sehingga dari partai-partai tersebut jika ditotal memiliki kekuatan 16 kursi.
Ketua DPD Golkar Rembang Anjar Kristiawan menyampaikan, dengan bergabungnya partai-partai pengusung tersebut, posisi Harno sudah memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rembang.
"Tinggal dari kami (partai Golkar) menunggu rekomendasi yang sudah kami ajukan untuk cabup bapak Harno," katanya.
Disinggung soal bacawabup yang bakal mendampingi Harno, Anjar menjelaskan, dari awal pihaknya memang tidak membuka pendaftaran bupati dan wakil bupati.
Meski demikian Golkar akan memberikan respons apabila ada kandidat bacabup maupun bacawabup yang hendaki rekomendasi dari Partai Golkar.
"Partai Golkar sangat berharap, Pak Harno (cabup) menggandeng cawabup dari partai religius agamis (partai hijau)," katanya.
Mekanisme seperti itu sudah dilakukan oleh Golkar ketika memantapkan diri untuk mengusung Harno sebagai calon bupati Rembang.
Saat ini pihaknya juga masih menunggu turunnya surat rekomendasi resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
"Karena dari awal Partai Golkar tidak membuka pendaftaran, namun kami akan merespon apabila ada bacabup/bacawabup yang menghendaki rekomendasi dari partai Golkar. Sampai sejauh ini kami masih menunggu rekomendasi tersebut turun, perkiraan bulan Juli," jelasnya.
Diberitakan Jawa Pos Radar Kudus sebelumnya, beberapa waktu lalu, para petinggi partai pengusung Harno telah melaksanakan pertemuan yang membahas penentuan figur yang akan menjadi bacawabup.
Setelah rapat, mereka bersepakat untuk mencari pasangan berlatar belakang ”partai hijau”.
Di Rembang sendiri, ada dua partai yang identik dengan warna tersebut. Yakni PPP dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). (vah/zen)
Editor : Ali Mustofa