Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dunia Cuma Persinggahan! Kenapa Kita Terlalu Serius Mengejarnya?

A
Penulis: Ali Mustofa❯
Ilustrasi dunia ibarat panggung sandiwara (gemini ai)
Ilustrasi dunia ibarat panggung sandiwara (gemini ai)

Advertisement

RADAR KUDUS – Hidup di dunia sering terasa begitu serius, seolah semua harus dikejar secepat mungkin.

Banyak orang menghabiskan tenaga, pikiran, dan waktu untuk mengumpulkan materi, jabatan, serta pengakuan.

Padahal, dalam pandangan iman, dunia hanyalah tempat singgah yang sangat singkat sebelum perjalanan panjang menuju akhirat.

Advertisement

Rasulullah memberikan pedoman yang menyeimbangkan pandangan manusia terhadap dunia dan akhirat melalui sebuah atsar:

“Bekerjalah untuk duniamu seakan-akan kamu hidup selamanya, dan bekerjalah untuk akhiratmu seakan-akan kamu mati besok.”

Hadis ini sering disalahpahami. Sebagian orang mengira dunia harus dikejar mati-matian.

Advertisement

Padahal, maknanya justru menunjukkan bahwa urusan dunia tidak perlu dijalani dengan tergesa-gesa dan penuh kecemasan.

Sebaliknya, urusan akhiratlah yang harus disikapi dengan kesungguhan tanpa penundaan.

Dunia: Sekadar Singgah, Bukan Tujuan

Jika manusia merenung sejenak, ia akan sadar bahwa hidup di dunia sangat singkat.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer