Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Begini Kata Polisi Soal Kasus Pembegalan Warga di Lasem Rembang

Abdul Rokhim • Rabu, 19 Juli 2023 | 02:31 WIB
GERAK CEPAT: Petugas Polsek Lasem melakukan olah TKP lokasi pembegalan warga Sendangasri, Lasem.
GERAK CEPAT: Petugas Polsek Lasem melakukan olah TKP lokasi pembegalan warga Sendangasri, Lasem.

 REMBANG - Warga Desa Sendangasri, Kecamatan Lasem bernama Kamiyati (46) menjadi korban pembegalan di Jalan Dasun–Sendangasri pada Selasa (18/7) sekira pukul 10.00 WIB.

Akibat kejadian itu, satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam-merah dengan nomor K 2975 PW yang dikendarai korban pun raib.

Kapolsek Lasem AKP Arif Kristiawan saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kudus menuturkan, kejadian bermula saat korban dari rumahnya berniat pergi ke Pasar Lasem.

Sesampainya di jalan kawasan Kantor Urusan Agama (KUA) Lasem, tepatnya di samping masjid masuk Desa Dasun, tiba-tiba korban diadang oleh seorang pemuda.

Pemuda itu berdiri di tengah jalan dan merentangkan kedua tangannya menyuruh korban untuk berhenti.

“Pelaku sambil bilang ‘nunut-nunut’ (numpang-numpang) kepada korban,” jelas Kapolsek Lasem.

Pelaku yang merasa tidak kenal, akhirnya berupaya terus melaju pelan-pelan.

Namun, pelaku justru menarik sepeda motor korban dari belakang sehingga oleng dan akhirnya berhenti.

Setelahnya, ia didorong oleh pelaku sehingga sepeda motornya berpindah tangan.

Ternyata pelaku tidak beraksi seorang diri.

Sebab, sesaat setelah itu seorang pemuda lainnya yang semula duduk di teras masjid ikut menghalangi korban.

Bahkan mengancam sambil mengepalkan tangan akan memukul korban.

"Tiba-tiba salah satu pelaku yang awalnya duduk di teras masjid ikut menghalangi korban. Akan memukul korban, sambil mengepalkan tangan dan berkata ‘Tak jotos, tak jotos’ (tak pukul, tak pukul’,” ujarnya.

Sepeda motor korban akhirnya dibawa kabur oleh kedua pelaku dengan cara berboncengan menuju ke arah barat.

Pihak kepolisian pun kini mengaku masih terus mendalami terkait kejadian tersebut.

“Kasus ini tengah dalam proses pengembangan dan penghimpunan informasi untuk penyelidikan. Kami juga meminta keterangan lebih lanjut kepada korban,” ujarnya.

Baca Juga: Waspada! Ini Lokasi Kasus Pembegalan di Lasem Rembang yang Berhasil Gasak Honda Beat

Sementara itu, Kepala Desa Sendangasri, Amin menambahkan, korban sebenarnya sempat ingin merebut motornya kembali, namun salah seorang pelaku lainnya mengancam hendak memukulnya.

Sehingga, korban pun menghentikan langkahnya dan hanya bisa melihat pelaku membawa kabur motornya.

“Modusnya ingin menumpang, tapi korban menolak. Kemudian mereka memegangi begel belakang motor hingga korban terjatuh, korban itu mau merebut motor saat mau dibawa pelaku, tapi salah satu pelaku lainnya mengancam memukul korban,” katanya.

Akibat kejahatan ini, diperkirakan korban mengalami kerugian materi hingga senilai senilai Rp13 juta. (noe/khim)

 

 

Editor : Abdul Rokhim
#rembang #pembegalan di lasem #begal lasem #polsek lasem #begal #lasem