Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Prabowo Resmi Luncurkan Smartboard untuk 38 Provinsi: Pemerataan Pendidikan Digital Dimulai

Ahmad Sholahul Fuad • Kamis, 20 November 2025 | 17:55 WIB
Guru dan siswa melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan papan interaktif digital (PID) di SMP Negeri 4 Bekasi.
Guru dan siswa melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan papan interaktif digital (PID) di SMP Negeri 4 Bekasi.

RADAR KUDUS - Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas dalam acara yang digelar di SMP Negeri 4 Kota Bekasi, Senin (17/11/2025).

Peluncuran ini diikuti secara daring oleh 1.337 sekolah dari 38 provinsi, menandai langkah besar pemerintah dalam pemerataan layanan pendidikan digital di seluruh Indonesia.

Kedatangan Presiden disambut meriah oleh siswa melalui penampilan drumben, lagu-lagu nasional, hingga lambaian bendera Merah Putih.

 

Baca Juga: UPDATE Kasus Kematian Dosen Untag di Hotel Semarang: Propam Tetapkan AKBP B Melanggar Etik

Sejumlah pejabat turut hadir, termasuk menteri kabinet Merah Putih, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Kepala SMPN 4 Kota Bekasi, Sungkawati.

Presiden kemudian meninjau demo pembelajaran berbasis Interactive Flat Panel (IFP) atau smartboard di dalam kelas.

Perangkat tersebut menampilkan model pembelajaran interaktif melalui teks, video, audio, gim edukasi hingga konten augmented reality.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik yang telah mendukung percepatan digitalisasi pembelajaran.

Ia menegaskan bahwa teknologi menjadi jembatan penting untuk mengejar ketertinggalan standar pendidikan di berbagai daerah, termasuk wilayah 3T, daerah tertinggal, terdepan, dan terluar di Indonesia, yang memiliki kondisi pembangunan (geografis, sosial, dan ekonomi) yang kurang berkembang dibandingkan wilayah lain.

“Sudah 75 persen dari semua sekolah di seluruh Indonesia menerima panel interaktif. Panel ini diharapkan dapat membantu semua siswa belajar lebih baik, lebih semangat, lebih cepat, dan memiliki akses ke seluruh ilmu yang mereka butuhkan,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Update Harga BBM 20 November 2025: Dua Jenis Nonsubsidi Alami Kenaikan

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa program digitalisasi ini merupakan pemenuhan janji Presiden Prabowo pada peringatan Hari Guru Nasional 2024, sekaligus tindak lanjut dari Inpres No. 7 Tahun 2025 dan Perpres No. 79 Tahun 2025.

Ia mencatat, hingga pertengahan November 2025 sudah 172.550 perangkat IFP terkirim ke sekolah-sekolah.

Sebanyak 43.022 perangkat lainnya sedang dalam perjalanan dan ditargetkan tiba seluruhnya pada Desember mendatang.

Abdul Mu’ti menambahkan bahwa evaluasi awal menunjukkan perubahan signifikan dalam proses pembelajaran.

Suasana kelas dinilai lebih interaktif, menyenangkan, dan berdampak pada peningkatan capaian belajar siswa.

Peluncuran ini juga dihadiri sejumlah menteri, wakil menteri, serta pimpinan Komisi X DPR RI. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan transformasi pendidikan digital berjalan merata, modern, dan inklusif di seluruh provinsi.

Editor : Ali Mustofa
#pendidikan digital #Dedi Mulyadi #Presiden Prabowo #siswa #pembelajaran