Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ngantor di Desa Pendosawalan, Bupati Jepara Gaspol Infrastruktur dan UMKM Kalinyamatan

M. Khoirul Anwar • Rabu, 7 Januari 2026 | 16:03 WIB
AKRAB: Bupati Jepara Witiarso Utomo menyapa warga Kalinyamatan saat Ngantor di Desa Pendosawalan, Kalinyamatan.
AKRAB: Bupati Jepara Witiarso Utomo menyapa warga Kalinyamatan saat Ngantor di Desa Pendosawalan, Kalinyamatan.

JEPARA — Program unggulan Bupati Jepara “Ngantor di Desa” kembali digelar. Kali ini, kegiatan dipusatkan di Desa Pendosawalan, Kecamatan Kalinyamatan, Rabu (7/1/2026).

Pembangunan infrastruktur penunjang perekonomian serta penguatan UMKM menjadi fokus utama agenda tersebut.

Kegiatan Ngantor di Desa diawali dengan peresmian jembatan penghubung Pendosawalan–Banyuputih, yang selama ini menjadi akses vital mobilitas warga sekaligus jalur strategis pergerakan ekonomi masyarakat Kalinyamatan.

Usai peresmian, suasana hangat terlihat saat Bupati Jepara Witiarso Utomo turun langsung menyapa warga.

Pada momen tersebut, Bupati tampak berbincang akrab dan berjabat tangan dengan warga lanjut usia, didampingi jajaran perangkat daerah.

Ekspresi haru dan senyum warga mencerminkan kedekatan emosional antara pemimpin daerah dan masyarakat desa.

Dari lokasi peresmian, Bupati melanjutkan agenda dengan mengunjungi sentra UMKM lokal, mulai dari pengrajin kaligrafi hingga pelaku usaha fashion muslimah dan hijab.

Kehadiran orang nomor satu di Jepara itu disambut antusias para pelaku UMKM yang berharap dukungan pemerintah dalam memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Bupati Jepara Witiarso Utomo menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menggenjot pembangunan infrastruktur sebagai fondasi penguatan ekonomi masyarakat.

“Ngantor desa hari ini Alhamdulillah banyak infrastruktur yang sudah kita bangun tahun lalu dan tahun ini. Mudah-mudahan tahun ini sebagian besar pembangunan jalan sudah selesai,” ujar Bupati.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Ary Bachtiar menjelaskan bahwa wilayah Kalinyamatan menjadi salah satu prioritas pembangunan karena merupakan kawasan industri dengan tingkat mobilitas yang tinggi.

“Infrastruktur di Kalinyamatan khususnya jalan cukup besar, anggarannya kurang lebih Rp30 miliar. Beberapa ruas jalan akan dilanjutkan pembangunannya, melanjutkan ruas yang sudah dibangun pada tahun 2025,” jelasnya.

Menurut Ary, kondisi wilayah yang padat aktivitas industri dan ekonomi menuntut infrastruktur jalan yang mulus dan representatif.

Selain infrastruktur, pemerintah daerah juga memberikan perhatian serius terhadap pengembangan UMKM agar produk unggulan lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Kalinyamatan ini ramai. Jadi selain jalan, kami juga fokus pada penguatan UMKM dari berbagai produk unggulan masyarakat,” pungkasnya.

Melalui program Ngantor di Desa, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur dan ekonomi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga desa.




Editor : Ali Mustofa
#umkm #ekonomi #jepara #bupati #witiarso utomo #pemkab #infrastruktur #sekda #bupati ngantor di desa