JEPARA – Mengawali bulan suci Ramadhan, PLN UIK Tanjung Jati B terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah (Kejati Jateng).
Dalam audiensi yang berlangsung di Kantor Kejati Jateng, Semarang, Senin, 3 Maret.
PLN Group dan Kejaksaan membahas berbagai aspek kolaborasi guna memastikan keandalan pasokan listrik serta pengawalan aspek hukum dalam proyek ketenagalistrikan.
Audiensi ini dihadiri oleh jajaran PLN Group, diantaranya GM PLN UID Jawa Tengah & DIY Sugeng Widodo, GM PLN UIP Jawa Bagian Tengah Widya Anggoro Putro, GM PLN UIT Jawa Bagian Tengah Abdul Salam Nganro, GM PLN Pusmanpro Sukahar, serta General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Dony Ocniza.
Sementara itu, Kejati Jateng diwakili oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Ponco Hartanto.
Dalam kesempatan tersebut, Ponco Hartanto menegaskan pentingnya kolaborasi antara Kejaksaan dan PLN dalam mendukung pengembangan infrastruktur kelistrikan yang sangat vital bagi masyarakat.
"Kami menyadari bahwa proyek-proyek PLN memerlukan pengawalan hukum yang ketat untuk memastikan kelancaran serta kesesuaian dengan regulasi yang berlaku," ujarnya.
"Oleh karenanya, kami mendukung penuh langkah-langkah yang diambil PLN dalam melibatkan Kejaksaan dalam pekerjaan mereka," katanya.
General Manager PLN UIK Tanjung Jati B, Dony Ocniza, memberikan pandangannya bahwa sinergi ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memastikan pasokan listrik yang andal dan aman bagi masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.
"Ramadhan merupakan momen penting bagi masyarakat, di mana kebutuhan listrik meningkat untuk mendukung berbagai aktivitas ibadah dan perekonomian," ujar Dony.
"Dengan adanya kerja sama erat antara PLN dan Kejati Jateng, kami memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dan pengembangan infrastruktur listrik berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku, sehingga pasokan listrik tetap aman dan andal bagi masyarakat," lanjutnya.
Melalui sinergi ini, PLN UIK Tanjung Jati B bersama PLN Group berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung penyediaan listrik yang lebih baik, efisien, dan berkelanjutan, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan. (*)