KOTA – Pemerintah Kabupaten Kudus bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mulai mematangkan persiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Hal itu dibahas dalam rapat koordinasi menjaga kondusivitas wilayah yang dipimpin Bupati Kudus Sam'ani Intakoris di Pendapa Belakang Kabupaten Kudus, Jumat (13/3).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kudus Sam'ani Intakoris bersama unsur Forkopimda, perangkat daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan.
Pertemuan itu bertujuan memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat selama momentum Lebaran.
Dalam arahannya, Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menekankan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat selama libur Idulfitri.
“Kami mengajak seluruh unsur Forkopimda, perangkat daerah, serta stakeholder terkait untuk terus memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menjaga keamanan serta ketertiban wilayah selama Idulfitri. Persiapan sarana dan prasarana juga harus dipastikan berjalan baik agar masyarakat dapat mudik dan merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” ujar Sam’ani.
Ia menjelaskan, berbagai langkah telah disiapkan pemerintah daerah untuk mendukung pelayanan masyarakat selama masa Lebaran.
Di antaranya pembukaan posko Lebaran, kesiapsiagaan layanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas, serta layanan ambulans melalui nomor darurat 119.
Selain itu, pemerintah daerah juga memastikan kesiapan infrastruktur pendukung seperti kondisi jalan, lampu penerangan jalan umum (LPJU), hingga kamera pengawas atau CCTV agar berfungsi optimal.
“Setiap OPD juga kami minta membuka layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang mudik dengan memanfaatkan lahan parkir kantor masing-masing dan menyiapkan petugas piket jaga,” imbuhnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya antisipasi berbagai persoalan yang kerap muncul saat Lebaran, seperti kepadatan lalu lintas, peningkatan kebutuhan bahan pokok, hingga lonjakan konsumsi BBM dan LPG.
Karena itu, pengawasan terhadap distribusi pangan dan peredaran makanan kedaluwarsa diminta untuk ditingkatkan.
“Kami juga perlu mengantisipasi berbagai potensi persoalan selama masa Lebaran, mulai dari kepadatan lalu lintas, peningkatan kebutuhan bahan pokok, hingga kebutuhan BBM dan LPG. Pengawasan distribusi pangan harus diperketat,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Kudus Heru Dwi Purnomo menyampaikan bahwa kepolisian telah menyiapkan personel untuk mendukung pengamanan arus mudik dan perayaan Lebaran di wilayah Kabupaten Kudus.
“Untuk personel kami siapkan sekitar dua pertiga dari jumlah anggota Satlantas yang akan bertugas selama masa pengamanan Lebaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi terkait kondisi infrastruktur jalan, termasuk beberapa titik jalan rusak yang berada di jalur strategis pemudik.
“Terdapat beberapa titik jalan rusak yang sudah kami koordinasikan dengan pengelola jalan nasional. Rambu-rambu lalu lintas sudah terpasang dengan baik, hanya perlu penambahan lampu karena kondisi di lokasi tersebut cukup gelap,” jelasnya.
Dalam rangka mendukung pelayanan kepada pemudik, kepolisian juga akan mendirikan tiga posko Lebaran di sejumlah titik strategis.
Pos Terpadu akan ditempatkan di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Pos Pelayanan di Terminal Kudus, serta Pos Pengamanan di SPBU Krawang di jalur Kudus–Pati.
“Masing-masing posko nantinya dilengkapi fasilitas pelayanan bagi pemudik seperti bengkel, derek, serta area istirahat atau rest area untuk membantu pengendara yang mengalami kendala di perjalanan,” tambahnya. (dik)
Editor : Mahendra Aditya