Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pemulung Asal Turusgede Diangkat Derajat, Rumahnya Dibedah Polres Rembang

Wisnu Aji • Jumat, 25 April 2025 | 22:01 WIB
PEDULI SESAMA: Kapolres Rembang, AKBP Dhanang Bagus Anggoro serahkan bantuan bedah rumah Polres Rembang kepada Mbah Sumarmi, 65, pemulung asal Rembang.
PEDULI SESAMA: Kapolres Rembang, AKBP Dhanang Bagus Anggoro serahkan bantuan bedah rumah Polres Rembang kepada Mbah Sumarmi, 65, pemulung asal Rembang.

 

 

 

REMBANG - Mbah Sumarmi, 65, pemulung asal Rembang diangkat derajat kehidupan dan kesejahteraan.

Kini bisa tidur nyenyak dan menghabiskan waktu bersama cucunya Maysa, kelas IV SD dengan nyaman.

Dulu rumah reot dan hampir roboh, saat ini sudah rampung dibangun tembok dan atap baja ringan.

Rumah janda asal desa Turusgede, Rembang itu dibedah Polres setempat.

Kamis (24/4) kuncinya rumah diserahkan Kapolres Rembang, AKBP Dhanang Bagus Anggoro. Termasuk dibantu beberapa isi perabot rumah oleh anggota Bhayangkari.

Air mata kebahagiaan keluar dari mbah Sumarmi. Tidak pernah menyangka rumah yang digunakan melepas lelah dan menjalani roda kehidupan menjadi layak huni.

Bahkan kamar lantainya dikeramik di ruang bagian depan.

Pada bagian ruangan kedua di tata dengan dinding kayu. Ada kursi amben yang tetap ditaruh di dalam. Itu merupakan barang kenangan. Selain ruangan tersebut digunakan dapur.

Lalu pada bagian belakang digunakan untuk kamar mandi.

Kemarin Kapolres Rembang didampingi Wakapolres beserta anggota, Sekda Fahrudin, Asisten I Sekda Rembang, Agus Salim, perwakilan Kodim 0720 Rembang, Forkompimcam serta kepala desa Turusgede hadir menyaksikan serah terima bantuan bedah rumah tersebut.

Mbah Sumarmi berulang kali ucapkan terimakasih kepada Kapolres Rembang beserta jajaranya yang telah membantu. Ia tidak mengira dapat rezeki sebesar itu.

Dirinya terharu hingga meneteskan air mata.

”Saya tidak kerja. Sehari-hari cuma cari rosok. Kalau dapat uang buat belanja dan sangu cucu saya kelas IV SD serta makan. Tidak tentu kadang dapat Rp 50-60 ribu,” pengakuanya.

Mbah Sumarmi menceritakan kondisi rumahnya. Sebelum dibedah rumah hampir roboh. Tidak nyaman saat ada angin besar. Kalau hujan bocor.

Ia sempat berkeluh kesah dan berdoa kapan rumahnya bisa dibenahi.

”Sami poklek sedanten. Hampir roboh. Kalau hujan tidak berani di dalam. Takut. Setelah di bedah saya senang. Rumah sudah baik. Di pakai nyaman. Alhamdulilah. Sedoyo wau sak dermo nglampahi (hidup itu hanya sekadar menjalani),” iktiyarnya.

Kapolres Rembang, AKBP Dhanang Bagus Anggoro menyampaikan awal mula ada informasi anggota dilapangan. Ada ibu-ibu hidup sendirian.

Kondisi tempat tinggal memprihatinkan. Bocor setiap kali turun hujan.

”Kita pengecekan langsung kebetulan sangat memprihatinkan. Ibu Sumarmi pemilik rumah adalah warga peduli sekitar. Beliau baik, namun demikian belum terperhatikan. Ini tugas polisi memperhatikan seperti-seperti ini,” katanya saat di tanya awak media.

Kapolres menyampaikan butuh waktu sekira sebulan untuk bedah rumah. Mulai anggota bongkar dan menurunkan genting.

Bagian depan diganti gunakan baja ringan. Setidaknya kokoh menahan hujan. Termasuk dinding dikerjakan dengan baik.

Bupati Rembang, Harno di wakili Sekda Rembang, Fahrudin bersama perwakilan Pemda menyaksikan tugas dibantu oleh Kapolres Rembang.

Karena kewajiban Pemda sejahterakan rakyat, dari situ ada masyarakat kurang beruntung dan sendirian serta rumah sudah dibedah menjadi layak huni.

”Saya ucapkan pak Kapolres Rembang. Pemikiran pak Kapolres bersama teman-teman adalah otak yang cemerlang, IQ tinggi, kecerdasan spiritual tinggi sehingga menjadi pemikiran paripurna. Tanggap dan sensifif pada keadaan,” pungkasnya. (noe)

Editor : Ali Mustofa
#kapolres #pemulung #rembang #layak huni #polres