RADAR KUDUS - Jika kamu sedang mencari kuliner khas India, Ayam Tandoori bisa menjadi pilihan.
Olahan ayam ini sangat berasa rempahnya. Sekilas memang mirip ayam bakar biasa. Tapi ketika sudah masuk di lidah, rempahnya terasa beda.
Di India, makanan ini termasuk favorit.
Cerita dari Pemilik Warung yang asli India
Adalah Basheerudheen Ahamed pemilik "Rasa India Restaurant" yang berinisiatif menghadirkan menu ini di Jepara, Jawa Tengah.
Berlokasi di Jalan Kolonel Sugiono, Desa Kauman, Jepara Kota, restoran khas itu buka dari pukul 7 pagi hingga 10 malam.
Disebut dengan Ayam Tandoori, karena masaknya di- tandoor (bahasa India). Caranya, ayam dengan porsi setengah kilo atau satu kilo direndam dengan yoghurt.
Baca Juga: Cocok untuk 5 Porsi, Begini Resep Sup Matahari khas Solo ala Koki Devina Hermawan
Baca Juga: RESEP Olahan Udang Rumahan Mudah dan Praktis ala Devina Hermawan
Sebelumnya ayam tersebut sudah dipisahkan dari kulit, jeroan, kepala, ceker. Menyisakan daging saja. Ini karena kebiasaan orang India yang tidak menyukai bagian-bagian tersebut.
"Orang India tidak suka jeroan, ceker, kepala. Apalagi kulit. Akhirnya ya dibuang. Masaknya daging aja," jelas Ahamed, dengan logat Indianya.
Sebelum matang, ayam direndam dengan yoghurt dan rempah. Bumbu-bumbunya dicampur: ada jeruk nipis, cabai, kunyit.
Baca Juga: Simak! Begini Cara Memasak Ayam Goreng Agar Renyah dan Juicy, Direndam Air Dingin Dulu?
Baca Juga: Nikmatnya Gohyong, Kuliner Khas Tiongkok yang Sedang Digandrungi Gen Z Baru-baru Ini
Ayam lalu direndam setengah jam. Baru kemudian dimasak dengan arang (arang). Dipanggang seperti ayam biasa.
Ia juga tidak menggunakan ayam khusus. Ayam yang ia gunakan ayam sayur biasa. Bukan ayam kampung atau lainnya. Istri Ahamed yang biasa membeli langsung di lokasi ayam potongnya.
Selain itu ia menyediakan dua sajian berbeda. Pengunjung bisa memilih porsi ayam setengah kilo atau satu kilo.
Untuk porsi setengah kilo dipatok harga Rp 50 ribu. Sementara porsi satu kilo dipatok harga Rp 90 ribu.
Baca Juga: 6 Lokasi Mie Enak dan Legend Daerah Tebet Jakarta versi Netizen, Nomor 3 Jangan Terlewat!
Baca Juga: Resep Opor Ayam Satu Ekor Utuh Super Sederhana, Siap Jadi Hidangan Spesial di Hari Raya Idul Fitri
"Kebanyakan yang datang itu malah warga Indonesia. Warga India disini malah jarang. Di Jepara juga cuma ada sedikit. Belasan orang India saja mungkin. Yang sering beli ini orang india (Jepara)," kata Ahamed.
Sehari-hari, ia dibantu oleh istrinya yang berasal dari Manado. Juga satu staf yang membantu. Ia bercerita, dulunya restoran itu ramai. Karyawannya bahkan ada sembilan.
Tapi karena pandemi, usahanya harus bangkrut sebentar.
Baca Juga: Resep Nasi Goreng Rice Cooker Super Simple, Cocok Jadi Menu Sahur Sat Set!
"Kalau ramadhan, banyak orang India Hindu datang. Ada juga orang kristen. Restoran tetap buka, ramai juga. Walaupun kami sekeluarga Islam, restoran tetap buka," katanya.
Selain Ayam Tandoori, ia juga menjual berbagai makanan khas Arab dan India. Ada Nasi Briyani dan Roti Tandoori. (ujung pena)
Editor : Noor Syafaatul Udhma