JEPARA – Di tengah duka yang menyelimuti keluarga pelajar yang menjadi korban tenggelam di Pantai Bondo, Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, hadir langsung memberikan dukungan moral dan bantuan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kunjungan dilakukan di kediaman korban di Desa Banjaragung, Kecamatan Bangsri, Senin (14/7). Ketua DPRD tidak datang sendiri.
Ia didampingi perwakilan dari Dinsospermasdes Jepara. Dengan membawa sejumlah bantuan dan menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang terjadi.
“Duka ini bukan hanya milik keluarga, tapi juga duka kita bersama. Kami hadir untuk menunjukkan bahwa pemerintah tidak tinggal diam,” ucap Agus Sutisna dalam pernyataannya.
Musibah ini terjadi pada Jumat, 11 Juli 2025, pukul 17.20 WIB.
Lokasi kejadian berada di kawasan Pantai Ombak Mati, Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.
Menurut laporan resmi yang ditujukan kepada Bupati Jepara, Wakil Bupati, Sekda, hingga Kalakhar BPBD Provinsi Jawa Tengah, insiden bermula ketika rombongan dari Pondok Pesantren Miftakhul Ma’rifat, sebanyak 10 orang, tengah berwisata dan berenang di pantai.
Ketika dua di antaranya terseret arus dan berteriak meminta tolong, satu rekan mereka yang mencoba menolong justru ikut tenggelam.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa wisata air menyimpan risiko yang tak bisa diremehkan.
Pemerintah daerah, melalui DPRD dan lembaga terkait, menyerukan pentingnya pengawasan dan keselamatan di lokasi wisata pantai.
Agus Sutisna menegaskan komitmen lembaganya untuk mendorong evaluasi terhadap pengelolaan dan pengamanan kawasan wisata di Jepara.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Kita harus pastikan kejadian ini tidak terulang kembali,” tutupnya.
Editor : Ali Mustofa