Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dinas Kesehatan Masih Menanti Hasil Penelitan Kemenkes Terkait Wabah DBD di Jepara

Moh. Nur Syahri Muharrom • Selasa, 19 Maret 2024 | 23:15 WIB
BAHAYA: Petugas mengecek kandungan jentik di salah satu penampungan air milik warga di Kecamatan Kedung belum lama ini.
BAHAYA: Petugas mengecek kandungan jentik di salah satu penampungan air milik warga di Kecamatan Kedung belum lama ini.

JEPARA – Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara masih menanti hasil penelitian dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait wabah demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Jepara.

Wabah ini sempat melonjak signifikan akhir bulan lalu hingga awal bulan ini.

Namun rupanya, hingga saat ini, hasil penelitian tersebut masih belum keluar.

Baca Juga: Dinas Klaim Mayoritas Pedagang di Beberapa Pasar di Rembang Terima Penyesuaian Retribusi, Begini Penjelasannya

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara Mudrikatun kemarin mengatakan, kemarin dia sudah mengontak pihak peneliti.

Namun, hasilnya belum. ”Karena butuh waktu, kami diminta bersabar,” ujarnya kemarin.

Diketahui, sejak Selasa (5/3) hingga Sabtu (9/3) lalu, tim peneliti dari Kementerian Kesehatan diterjunkan ke Jepara.

Baca Juga: Meski Cuaca Ekstrem, Nelayan Rembang Tetap Nekat Melaut Demi Mengejar Trip Syawalan

Dalam penelitian di Kota Ukir itu, tim kiriman Kemenkes itu, meneliti tentang serotype virus dengan mengambil sampel darah pasien DBD. Lalu penelitian tentang vector.

Dari hasil penelitian tersebut, nantinya bisa tergambar apa yang bisa dilakukan selanjutnya.

Selain itu, dari penelitian tersebut, bisa diketahui apakah sejak jadi telur atau saat masih berupa jentik, sampel yang diambil sudah mengandung virus.

Dalam proses penelitian tersebut, tim peneliti itu mengambil dari beberapa titik.

Mulai dari Desa Troso, Kecamatan Pecangaan; Desa Pendosawalan, Kecamatan Kalinyamatan; Desa Bugel, Kecamatan Kedung; Desa Kuwasen, Kecamatan Jepara; Desa Karanggondan dan Suwawal di Kecamatan Mlonggo.

”Nanti kalau sudah keluar hasilnya, akan kami sampaikan,” tandas Mudrikatun. (rom/lin)

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#kesehatan #jepara #demam berdarah #dbd #kemenkes