Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dua Tahun Vakum, Festival Mewarnai di Blora Kembali Digelar

Saiful Anwar • Sabtu, 13 November 2021 | 22:26 WIB
DISTRIBUSI: Perwakilan Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) menerima koran sebagai media mewarnai dalam Festival Mewarnai kemarin. (UGIK WP/RADAR KUDUS)
DISTRIBUSI: Perwakilan Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) menerima koran sebagai media mewarnai dalam Festival Mewarnai kemarin. (UGIK WP/RADAR KUDUS)

BLORA – Festival mewarnai di Blora oleh Jawa Pos Radar Kudus kembali digelar. Kegiatan hasil kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag Blora ini, membuka kategori TK/RA-A, TK/RA-B, dan PAUD.






Ketua Panitia Festival mewarnai Ugik WP mengatakan, kegiatan ini digelar untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-272 Kabupaten  Blora. ”Selama dua tahun memang tidak melaksanakan event seperti ini, karena pandemi. Di akhir 2021 ini, dengan melihat kondisi (pandemi) yang sudah semakin mereda, ditandai dengan diperbolehkannya PTM, kami (Jawa Pos Radar Kudus) mencoba kembali mengadakan event mewarnai,” jelasnya.

Adanya kegiatan ini, juga disambut sangat antusias oleh berbagai pihak. ”Mungkin karena sudah lama tidak ada kegaitan seperti ini,” terangnya.

Dia menuturkan, kegiatan ini bakal diikuti ribuan peserta. Pelaksanaannya di sekolah masing-masing dengan jangka waktu dua pekan. ”Jadi, pelaksanaan silakan diatur oleh sekolah masing-masing. Jika memungkinkan, akan kami finalkan dengan prokes (protokol kesehatan) yang sangat ketat,” ujarnya.

Ugik menjelaskan, bagi yang ingin menjadi peserta, pendaftaran masih dibuka. Caranya dengan mendaftar ke sekolah masing-masing. Sekolah kemudian menyetorkan data ke Dinas Pendidikan. ”Kami masih membuka pendaftaran mewarnai ini. Sampai dengan akhir November,” jelasnya.

Dia menambahkan, event ini bentuknya festival. Bukan lomba. Yang terpenting, peserta ada kegaitan mewarnai. ”Ini festival. Jadi, nanti diambil 10 terbaik dari masing-masing kategori di tiap kecamatan. Kalau lomba itu aturan penjurian lebih detail,” imbuhnya.

Editor : Saiful Anwar
#Radar Kudus #blora #Festival Mewarnai