RADAR KUDUS - Ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SMP/MTs 2025 bakal kembali digelar dan jadi panggung bergengsi bagi ribuan pelajar Indonesia untuk menunjukkan prestasi akademik terbaik mereka.
Kompetisi ini bukan hanya soal menang, tapi soal siapa yang paling siap menembus ketatnya seleksi dari tingkat sekolah hingga nasional.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) telah merilis jadwal resmi serta tahapan lengkap pelaksanaan OSN 2025 untuk jenjang SMP/MTs.
Baca Juga: OSN 2025: 13.449 Siswa SD & SMP Lolos, Tapi 267 Daerah Malah Absen
Rangkaian kegiatan dimulai sejak Juni dan akan berpuncak pada OSN Nasional yang digelar akhir September.
6 Tahapan Penting OSN SMP 2025
Berdasarkan surat resmi bernomor 0300/J7.1/PN.00/2025, OSN 2025 terdiri dari enam tahap utama:
-
Uji Coba OSN-K (Kabupaten/Kota) – 3–4 Juni 2025
-
Pelaksanaan OSN-K – 17–18 Juni 2025
-
Uji Coba OSN-P (Provinsi) – 31 Juli–1 Agustus 2025
-
Pelaksanaan OSN-P – 13–14 Agustus 2025
-
Uji Coba OSN Nasional – 9–10 September 2025
-
OSN Nasional – 21–27 September 2025
Setiap tahap akan dilaksanakan secara daring (online) dengan sistem pengawasan silang dan perangkat ketat, termasuk penggunaan Zoom serta kamera pengawas dari berbagai sudut.
Baca Juga: Daftar Lengkap Siswa SD & SMP yang Lolos OSN 2025 ke Tingkat Provinsi
Alur Seleksi OSN SMP 2025 dari Sekolah Hingga Nasional
-
Seleksi Tingkat Sekolah (OSN-S)
Setiap sekolah menyaring maksimal 5 peserta terbaik per cabang lomba (IPA, IPS, Matematika). Mereka yang lolos berhak maju ke OSN-K. Penanggung jawab tahap ini adalah kepala sekolah. -
Seleksi Kabupaten/Kota (OSN-K)
Peserta adalah siswa kelas VII dan VIII yang lolos dari OSN-S. Ujian dilakukan lewat sistem ANBK secara semi daring. Durasi:
-
IPA & IPS: 90 menit
-
Matematika: 150 menit
Sekolah wajib mendaftarkan peserta lewat laman resmi BPTI dan mengunggah surat keterangan serta pakta integritas.
-
Seleksi Provinsi (OSN-P)
Mekanismenya serupa OSN-K, namun lebih selektif. Maksimal 5 peserta per cabang dari setiap kabupaten/kota, dengan maksimal 2 siswa per sekolah. Durasi soal:
-
IPA & IPS: 120 menit
-
Matematika: 150 menit
Pelaksanaan bisa di sekolah atau lokasi khusus yang ditunjuk Dinas Pendidikan Provinsi.
-
Tingkat Nasional (OSN)
Total 115 peserta per bidang (IPA, IPS, Matematika) akan berlaga. Terdiri dari:
-
76 peserta berdasarkan peringkat nasional OSN-P
-
38 peserta mewakili masing-masing provinsi
-
1 peserta dari Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN)
Ujian daring ini menggunakan platform khusus dan Zoom dua perangkat, dengan pengawasan super ketat. Durasi ujiannya berbeda-beda:
-
IPA: Teori 120 menit, Observasi 180 menit
-
IPS: Teori 150 menit + Wawancara
-
Matematika: Teori 2 hari, masing-masing 150 menit
Baca Juga: 6.550 Siswa SD Lolos OSN 2025! Tapi 225 Daerah Ini Tak Kirim Wakil, Ada Namamu?
Syarat Penting yang Harus Dipenuhi Sekolah dan Peserta
- Sekolah wajib menginput data peserta, unggah surat tugas, berita acara, dan pakta integritas ke portal resmi.
- Pengawasan dilakukan secara silang oleh guru bidang non-sains.
- Peserta harus menyiapkan dua perangkat berbeda untuk Zoom dan pengerjaan soal.
- Tidak diperkenankan menggunakan headset, virtual background, atau berbagi layar.
- Dinas pendidikan kabupaten/kota dan provinsi harus unggah SK pengawas dan laporan tes tepat waktu.
Ajang ini bukan sekadar lomba. OSN adalah bagian dari Manajemen Talenta Nasional yang menjaring bibit unggul dari pelosok negeri.
Setiap tahap merupakan proses seleksi menuju jenjang yang lebih tinggi: regional, nasional, bahkan internasional.
Dengan sistem yang semakin transparan, digital, dan terintegrasi, OSN 2025 menegaskan posisinya sebagai platform pembinaan talenta sains paling kredibel di Indonesia.
Bagi sekolah, guru pembimbing, dan peserta yang ingin melihat detail lebih lanjut, unduh panduan OSN SMP 2025 melalui situs resmi berikut:
https://daftar-bpti.kemdikbud.go.id
https://anbk.kemdikbud.go.id/osnk
https://osn-onmipa-bpti.kemdikbud.go.id