JEPARA – Di sebuah ruang diskusi mewah di MAN 1 Jepara, Sabtu siang (22/11/2025), suasana terlihat akrab. Gelak tawa sesekali pecah menyela keseriusan forum.
Para alumni lintas angkatan duduk melingkar, bercampur antara nostalgia masa sekolah dan tekad membangun wadah bersama. "MAN 1 Jepara sekarang megah. Angkatan saya belum semewah ini," celetuk salah satu peserta rapat yang belum lama datang di rapat penyusunan pengurus, pemilihan logo, dan AD/ART..
Setelah hampir enam jam berdiskusi, keputusan penting pun lahir: Ikatan Alumni (IKA) MAN 1 Jepara resmi memiliki struktur kepengurusan, logo, dan AD/ART.
Pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari Temu Alumni dan Guru MAN 1 Jepara pada 25 Oktober 2025.
Dalam forum sebelumnya, alumni sepakat memilih M. Zainal Abidin sebagai Ketua Umum IKA MAN 1 Jepara melalui aklamasi. Zainal adalah alumni angkatan 2005—masa ketika sekolah itu masih bernama MAN Bawu.
Kini ia dikenal sebagai wartawan senior, menjabat General Manager Jawa Pos Radar Kudus, sekaligus koordinator jaringan TV Jawa Pos untuk wilayah Jepara, Kudus, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan. Namun di forum alumni itu, Zainal kembali hadir sebagai seorang murid yang rindu pada sekolah dan kawan lamanya.
“Tidak mudah menjadi pengurus IKA MAN 1 Jepara, karena dituntut mampu menyatukan berbagai angkatan dan kepentingan,” ujar Zainal membuka rapat dengan nada rendah namun tegas.
Ia menceritakan bahwa setelah terpilih, langkah pertama yang ia lakukan adalah bersilaturahmi ke para alumni dari angkatan awal hingga angkatan yang baru lulus.
"Saya bersilaturhami ke teman alumni tertua mulai yang masih afilial Kendal dan Kudus. hingga yang baru lulus," ujarnya.
Lewat percakapan itu, ia menangkap harapan besar para alumni: mulai kebutuhan lulusan baru yang sedang mencari arah, mahasiswa yang berjuang menyelesaikan kuliah, alumni yang mencari pekerjaan, hingga kelompok alumni berusia matang yang ingin mengabdi kembali kepada sekolah.
“Banyak alumni ingin datang lagi ke MAN 1 Jepara, sekadar berbagi pengalaman tentang kuliah, pekerjaan, atau hidup. Ada kerinduan untuk memberi,” ujarnya.
Suasana Hangat, Keputusan Besar
Rapat pembentukan kepengurusan pada Sabtu, 22 November dihadiri sekitar 15 orang secara langsung. Sisanya mengikuti perkembangan dari grup WhatsApp yang baru dibuat sepekan sebelumnya atas bantuan Waka Humas MAN 1 Jepara, Rofiq Prihatono.
Meskipun tidak hadir fisik, beberapa alumni mengajukan diri menjadi pengurus dari jarak jauh.
Diskusi berjalan cair. Kadang serius, kadang santai. Di sela perdebatan, muncul joke khas alumni yang kembali menghidupkan suasana.
Seolah mereka tengah kembali menjadi siswa—hanya saja kini dengan rambut sedikit lebih tipis, karier lebih mapan, dan tanggung jawab lebih besar.
Setelah forum panjang itu, susunan pengurus pun disepakati. Dewan Pembina dipegang Kepala MAN 1 Jepara Drs. H. Ah Rif'an, M.Ag., sementara Dewan Penasehat diisi H. Noor Faiq, S.Pd.I., M.Pd. dan Mustafa Maula, S.Pd.I.
"Saya ingin memunculkan fanatisme para alumni MAN 1 Jepara," ujar Kepala MAN 1 Jepara Rifa'an saat ditemui usai ketua IKA MAN 1 Jepara terpilih.
"Sekarang MAN 1 Jepara megah (baik infrastruktur maupun para siswanya, Red). Jadi para almuni ikut menjaganya."
Pengurus Harian ditetapkan sebagai berikut: Wakil Ketua Umum: Muhammad Rohim, S.Pd.; Sekretaris Umum: Muhammad Ali Ridho; Bendahara Umum: Muhammad Yahya; Anggota: Sofi’i, S.E., M.M.; Malikha, S.Sy.; dan Nur Khotib Hidayatullah
Selain pengurus inti, dibentuk pula bidang-bidang strategis seperti Organisasi dan Keanggotaan; Humas dan Media Informasi; Pendidikan, Karier, dan Prestasi Alumni; Sosial Masyarakat; Keagamaan dan Kerohanian; Dana dan Usaha; Event dan Reuni Akbar; serta Advokasi dan Hukum.
Membangun Jaringan yang Kuat
Waka Humas MAN 1 Jepara, Rofiq, menegaskan bahwa IKA tidak hanya wadah temu rindu. “IKA MAN 1 Jepara harus mampu mengangkat kepedulian sosial para alumni,” tegasnya.
Noor Faiq menambahkan, terbentukanya IKA MAN 1 Jepara bukan untuk adu kelebihan. Tetapi saling melepaskan "baju" untuk membantu sesama. “Lepas atribut apa pun ketika masuk IKA MAN 1 Jepara. Kita adalah saudara.”
Hal itu ia jelaskan, karena tak sedikit masuk ke bagian IKA MAN 1 Jepara karena takut dengan hal-hal lainnya. Padahal dari IKAN MAN 1 Jepara jejaring bisa dibentuk. Dan itu juga untuk masa depan anak-anak kita.
Sementara Rohim, Wakil Ketua terpilih, menyatakan komitmennya:
“Jika visi dan misi ini benar-benar diwujudkan, saya siap mendukung penuh.”
Dia tidak ingin IKA MAN 1 Jepara hanya untuk kepentingan sesaat.
Muhammad Yahya menambahkan alumni MAN 1 Jepara sekarang ini telah tersebar di banyak bidang. Salah satunya telah menjadi pengusaha sukses. Dan di antara mereka ada yang masuk susunan jajaran himpunan maupaun persatuan pengusaha di Jepara.
"Ini bisa kita manfaatkan untuk memberikan pendidikan dan jaringan wirausaha kepada teman-teman alumni maupun peserta didik di MAN 1 Jepara," ucapnya.
M. N. Hidayat yang juga masuk jajaran Bidang Advokasi dan Hukum menjelaksan rekannya ada yang dari MAN 1 Jepara. Itu bisa dimanfaatkan untuk melindungi secara hukum maupun kepentingan lainnya dalam hal hukum yang ada di IKA MAN 1 Jepara.
Langkah Awal Perjalanan Panjang
Rencananya, peluncuran resmi logo, AD/ART, dan program kerja akan dilakukan dalam waktu dekat. Semua berharap IKA MAN 1 Jepara dapat menjadi organisasi yang bermanfaat, bukan hanya bagi alumni, tetapi juga untuk sekolah dan masyarakat.
Senyum lebar mereka menunjukkan rasa lega—bukan karena rapat panjang selesai, tetapi karena sebuah pintu baru telah dibuka.
Sebuah rumah besar untuk kembali pulang, bernama IKA MAN 1 Jepara. (*)
Editor : Zainal Abidin RK