Informasi di Facebook Rahmat Budi di grup Facebook Info Pladu Bengawan Solo, alat berat diduga hanyut dari Sungai Bengawan Solo yang ada di Depan Terminal Tirtonadi Solo. Diperkirakan hanyut sejak Jumat (10/2) malam lalu. Akun Facebook tersebut juga melampirkan sebuah video eskavator amfibi berwarna putih dengan logo PUPR hanyut di aliran sungai. Eskavator lalu terbalik setelah menabrak sebuah jembatan.
"Iku begone awale hanyut seko ngarep terminal Tirtonadi Solo mas (Itu alat berat awalnya hanyut dari depan terminal Tirtonasi Solo, Red). karena pas hari itu hujan nya merata dan awet. Dadine airnya meluap," tulis akun Facebook Rahmat Budi.
Sementara itu, Kapolsek Kradenan Iptu Umbaran Wibowo membenarkan adanya temuan tersebut. Namun hingga saat ini masih belum dipastikan alat berat tersebut milik siapa dan dari mana.
"Dapat kabar tadi pagi (kemarin, Red). Tapi barang dari mana belum pasti. Belum ada yang menghubungi dan mengaku pemilik," jelasnya kemarin (12/2).
Menurutnya, alat berat tersebut diduga bukan berasal dari Blora. Melainkan dari luar daerah. Sebab di sekitar sungai Bengawan Solo, Blora, tidak ada aktivitas yang memakai alat berat.
"Sepertinya barang dari daerah lain. Karena di wilayah bantaran sungai Kradenan tidak ada aktivitas penggunaan alat berat," terangnya.
Sebelumnya, beredar kabar di media sosial adanya penemuan alat berat di sungai Bengawan Solo. Tepatnya di Dukuh Patalan, Desa Nglungger, Kradenan. Hingga berita ini ditulis, alat berat tersebut masih dalam keadaan ditali di pinggir sungai. Sebab belum ada alat untuk mengangkatnya ke daratan. (cha) Editor : Ali Mustofa