RADAR KUDUS – Destinasi wisata Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah sedang ramai di media sosial. Sebab di Dieng memiliki fenoma alam yang langka bernama embun upas. Embun upas yakni fenomena munculnya butiran es yang menyelimuti permukaan daerah.
Karena fenomena ini, tak heran banyak wisatawan yang berwisata ke Dieng untuk melihat embun upas. Mereka ingin menyaksikan embun berbentuk es yang berada di permukaan tanaman. Tak hanya itu, mereka juga ingin melepas penat dan menghirup udara segar dan hawa dingin di Dieng.
Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang Gempita Icky Dzikrillah mengatakan, embun upas bisa dinikmati selama musim kemarau. Hal itu terjadi karena kelembaban udara yang kering. “Embus upas ini trejadi berulang setiap tahun,” katanya.
Baca Juga: Duh, Daerah Perbatasan Pati Alami Kelangkaan Gas LPG 3 Kilo, Ini Kata Dinas Perdagangan
Dalam fenomena embun upas, suhu udara bisa mencapai 0 celcius. Hal inilah yang menyembabkan embun yang dihasilkan berubah menjadi es.
“Embun tanaman kan biasanya muncul embun. Lha itu embunnya membeku. Jadi timbulnya bukan dari hujan, tetapi memang embunmembeku,” terangnya.
Fenomena embun upas ini sering trejadi di daerah bersuhu dingin seperti Magelang dan Dieng. “Seringnya terjadi di Dieng,” tuturnya.
Baca Juga: Gunung Merapi Jogjakarta Semburkan 43 Kali Guguran Lava, BPPTKG Minta Warga Waspada
Baca Juga: 5 Cendekiawan Muda Nahdliyin secara Diam-Diam Bertemu Presiden Israel, Ini Komentar PBNU
Karena fenomena ini, para pendaki diminta untuk mempersiapkan perlengkapan agar tidak kedinginan dan mengalami hipotermia. “Pakai jaket tebal, sarung tangan, sepatu karena suhunya bisa mencapai 0 derajat,” terangnya.
Menjelas acara Dieng Culture Festival yang akan diselenggarakan pada 23-25 Agustus 2024, wisata di Dieng juga mulai ramaid ikunjungi wisatawan. Selain untuk menikmati udara dingin, juga ingin melihat fenomena embun upas atau embun es.
Editor : Noor Syafaatul Udhma