Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ditahan Persebaya, Nasib Persis Solo di Super League Makin Kritis

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 11 Mei 2026 | 07:44 WIB
Pemain asing tim Persis Solo. (IG Persis)
Pemain asing tim Persis Solo. (IG Persis)

RADAR KUDUS - Persis Solo kini berada dalam situasi genting setelah gagal meraih kemenangan pada pekan ke-32 Super League 2025/2026. Bermain melawan Persebaya Surabaya, Laskar Sambernyawa hanya mampu bermain imbang tanpa gol dan semakin dekat dengan ancaman degradasi ke Liga 2 musim depan.

Hasil pertandingan yang berlangsung Sabtu (9/5/2026) itu membuat Persis tetap tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 28 poin dari 32 laga. Posisi tersebut masih berada di zona merah degradasi dengan hanya menyisakan dua pertandingan musim ini.

Nasib Persis kini juga bergantung pada hasil pertandingan tim lain. Klub asal Solo itu bisa dipastikan turun kasta apabila Madura United mampu meraih kemenangan saat menghadapi Bhayangkara FC pada Senin (11/5/2026).

Tekanan besar tentu dirasakan skuad Persis menjelang akhir musim. Meski demikian, para pemain menegaskan belum menyerah dan akan terus berjuang hingga kompetisi benar-benar berakhir.

Bek Persis Solo, Luka Dumancic, menegaskan timnya masih memiliki peluang untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Ia meminta seluruh suporter tetap percaya dan terus memberikan dukungan kepada tim dalam situasi sulit seperti sekarang.

Menurut Dumancic, seluruh pemain memiliki tekad kuat untuk menyelamatkan Persis dari degradasi. Ia memastikan skuad Laskar Sambernyawa akan memberikan segalanya demi mempertahankan klub tetap berada di Super League musim depan.

Terkait hasil imbang melawan Persebaya, Dumancic menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik, terutama pada babak kedua. Persis disebut mampu mendominasi permainan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

Namun, penyelesaian akhir menjadi masalah utama yang membuat mereka gagal mencetak gol kemenangan. Bek asal Kroasia itu menyebut faktor keberuntungan juga belum berpihak kepada timnya dalam pertandingan tersebut.

Meski situasi semakin sulit, Persis Solo masih memiliki dua laga sisa yang akan menjadi penentuan nasib mereka. Laskar Sambernyawa dijadwalkan menghadapi Dewa United sebelum menutup musim melawan Persita Tangerang.

Dua pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan terakhir bagi Persis untuk menjaga harapan bertahan di Super League tetap hidup.

Editor : Mahendra Aditya
#Super League 2026 #Degradasi Liga 1 #Persis vs Persebaya #persis solo #Luka Dumancic