Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Mario Lemos Akhirnya Lega, Persijap Resmi Selamat dari Degradasi

Mahendra Aditya Restiawan • Senin, 11 Mei 2026 | 07:38 WIB
PMPC: Head Coach Persijap Jepara Mario Lemos didampingi Alexis Gomez mengaku siap menjamu Persija Jakarta dalam laga Senin (4/5).
PMPC: Head Coach Persijap Jepara Mario Lemos didampingi Alexis Gomez mengaku siap menjamu Persija Jakarta dalam laga Senin (4/5).

RADAR KUDUS - Persijap Jepara akhirnya bisa bernapas lega setelah memastikan diri tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan. Kepastian tersebut didapat usai Laskar Kalinyamat meraih kemenangan telak 3-0 atas Persita Tangerang dalam lanjutan pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Serang, Minggu (10/5/2026).

Kemenangan penting itu menjadi momen emosional bagi pelatih Persijap, Mario Lemos. Ia mengaku sangat lega karena timnya berhasil keluar dari tekanan besar dalam persaingan menghindari degradasi.

Tiga gol kemenangan Persijap dicetak oleh Dicky Kurniawan, Sudi Abdillah, dan Carlos Franca. Dicky membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-25 setelah memanfaatkan peluang di kotak penalti lawan.

Memasuki babak kedua, Persijap tampil semakin percaya diri. Sudi Abdillah sukses memperbesar keunggulan lewat sundulan cerdas pada menit ke-74 setelah memanfaatkan posisi kiper Persita yang terlalu maju meninggalkan area gawang.

Hanya berselang dua menit, Carlos Franca menambah penderitaan tuan rumah lewat aksi individunya yang berhasil menembus pertahanan Persita sebelum menaklukkan penjaga gawang lawan.

Tambahan tiga poin membuat Persijap kini mengoleksi 34 poin dan naik ke posisi ke-13 klasemen sementara. Dengan hanya menyisakan dua pertandingan musim ini, raihan poin tersebut sudah cukup untuk memastikan mereka aman dari ancaman degradasi.

Persijap unggul dari Persis Solo yang saat ini berada di zona merah dengan 28 poin. Meski Persis masih memiliki peluang menyamai poin Persijap jika memenangi dua laga tersisa, Laskar Sambernyawa kalah dalam rekor head to head sehingga tidak mampu menyalip posisi tim asal Jepara tersebut.

Usai pertandingan, Mario Lemos mengungkapkan laga melawan Persita berjalan sangat sulit. Menurutnya, tekanan besar yang dirasakan para pemain sempat membuat tim tampil gugup pada awal pertandingan.

Namun, ia memuji perubahan performa anak asuhnya setelah jeda turun minum. Pergantian pemain yang dilakukan di babak kedua dinilai mampu membuat Persijap lebih dominan di lini tengah dan efektif dalam menciptakan peluang.

Mario Lemos mengaku puas dengan cara timnya merespons tekanan hingga akhirnya mampu mencetak dua gol tambahan pada babak kedua untuk memastikan kemenangan besar.

Kepastian bertahan di Super League membuat Persijap kini bisa menjalani dua laga tersisa dengan lebih tenang. Mereka dijadwalkan menghadapi Borneo FC Samarinda di kandang sebelum bertandang ke markas Persib Bandung pada pekan terakhir musim ini.

Menariknya, dua lawan terakhir Persijap merupakan tim yang sedang bersaing ketat dalam perebutan gelar juara Super League 2025/2026.

Editor : Mahendra Aditya
#Super League 2026 #Persita vs Persijap #carlos franca #Mario Lemos #persijap jepara