RADAR KUDUS - Barcelona memastikan diri sebagai juara La Liga musim 2025/2026 dengan cara yang spektakuler setelah menaklukkan rival abadinya, Real Madrid, 2-0 dalam laga El Clasico di Camp Nou, Minggu (10/5/2026) waktu setempat. Kemenangan itu sekaligus menjadi penegasan dominasi Blaugrana sepanjang musim ini.
Atmosfer Camp Nou sudah terasa luar biasa sejak sebelum pertandingan dimulai. Puluhan ribu pendukung Barcelona memenuhi stadion dan menciptakan suasana penuh semangat demi menyaksikan tim kesayangan mereka meraih trofi liga di hadapan musuh bebuyutan.
Barcelona langsung tampil agresif sejak menit awal. Baru sembilan menit pertandingan berjalan, Marcus Rashford sukses membuka keunggulan lewat tendangan bebas yang gagal dihentikan penjaga gawang Real Madrid. Gol cepat tersebut langsung membakar semangat para pemain tuan rumah.
Tekanan Blaugrana terus berlanjut tanpa memberi ruang bagi Madrid untuk berkembang. Pada menit ke-18, Ferran Torres menggandakan keunggulan setelah menyelesaikan umpan matang dari Dani Olmo. Gol kedua itu membuat publik Camp Nou semakin yakin pesta juara akan segera dimulai.
Sepanjang pertandingan, Barcelona tampil dominan dalam berbagai aspek permainan. Tim asuhan Hansi Flick menguasai jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 55 persen. Selain itu, Blaugrana mencatatkan 11 tembakan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran.
Sebaliknya, Real Madrid kesulitan keluar dari tekanan dan gagal menunjukkan performa terbaik mereka. Los Blancos bahkan hanya mampu menciptakan satu tembakan yang mengarah ke gawang sepanjang pertandingan.
Sejumlah media Spanyol menyebut kemenangan tersebut sebagai penobatan sempurna Barcelona. Selain memastikan gelar juara, keberhasilan itu terasa semakin istimewa karena diraih langsung saat menghadapi Real Madrid di depan pendukung sendiri.
Media Catalan juga menilai Barcelona tampil terlalu cepat dan agresif sehingga Madrid tidak mampu mengimbangi ritme permainan sejak awal laga. Dominasi Blaugrana dianggap menjadi simbol kekuatan mereka sepanjang musim kompetisi.
Pertandingan ini juga berlangsung emosional bagi pelatih Barcelona, Hansi Flick. Menjelang laga dimulai, klub mengumumkan kabar duka bahwa ayah Flick meninggal dunia. Sebagai bentuk penghormatan, para pemain Barcelona mengenakan ban hitam dan seluruh stadion mengheningkan cipta sebelum kickoff.
Kemenangan atas Real Madrid memastikan Barcelona meraih gelar La Liga ke-29 sepanjang sejarah klub. Selain itu, trofi ini menjadi gelar liga kedua secara beruntun di bawah kepemimpinan Hansi Flick.
Sementara bagi Real Madrid, kekalahan di El Clasico membuat mereka harus mengakhiri musim tanpa satu pun trofi domestik utama. Situasi itu menjadi pukulan besar bagi Los Blancos setelah gagal bersaing dengan Barcelona hingga akhir musim.
Usai peluit panjang dibunyikan, Camp Nou berubah menjadi lautan pesta. Para pemain Barcelona merayakan keberhasilan mereka bersama para suporter yang memenuhi tribun stadion dalam malam El Clasico yang bersejarah.
Editor : Mahendra Aditya