Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Botok Aktivis Simbol Perlawanan Warga Pati Beri Semangat Warga Kontra Seleksi Perangkat Desa di Sumber

Ali Mahmudi • Minggu, 19 April 2026 | 22:51 WIB
ISTIMEWA UNTUK RADAR KUDUS

DISKUSI: Teguh dan Botok berdiskusi bersama warga tolak seleksi perangkat desa di Desa Sumber kemarin.
ISTIMEWA UNTUK RADAR KUDUS
DISKUSI: Teguh dan Botok berdiskusi bersama warga tolak seleksi perangkat desa di Desa Sumber kemarin.

REMBANG – Nama Botok alias Supriyono kini tak hanya dikenal di Kabupaten Pati. Aktivis yang populer sebagai koordinator aksi demonstrasi besar-besaran menuntut mundurnya Bupati Pati pada 2025 itu menyambangi di Desa Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang, Minggu (19/4/2026).

Kedatangan Botok bersama kawan-kawannya bukan tanpa alasan. Mereka menyambangi para warga Desa Sumber yang tengah bersiap mengikuti audiensi terbuka pada Senin (20/4/2026), sebagai bentuk protes atas pelaksanaan seleksi perangkat desa yang dinilai bermasalah.

Rombongan dijamu di kediaman warga yang tak jauh dari bali desa Sumber. Diskusi dimulai pukul 16.45 hingga 18.45 WIB, diikuti sekitar 30 warga Desa Sumber. 

Salah satu warga Desa Sumber, Jasmadi membenarkan kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran Botok semata-mata untuk memberikan dukungan moral, bukan untuk ikut terlibat langsung dalam audiensi. "Boten (tidak ikut), hanya memberi semangat," ujarnya.

Kunjungan itu disambut hangat oleh warga. Jasmadi mengaku senang dan menilai pertemuan itu memberi manfaat tersendiri. "Terima kasih, bisa tambah pengalaman," katanya. 

Soal ada tidaknya arahan khusus dari Botok untuk menghadapi audiensi, Jasmadi memastikan tidak ada. "Gak ada," tandasnya singkat.

Botok adalah nama populer Supriyono, warga Kabupaten Pati yang menjadi koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB). Bersama aliansinya, ia memimpin serangkaian aksi demonstrasi besar yang menuntut mundurnya Bupati Pati Sudewo, yang dinilai arogan dan tidak berpihak kepada rakyat.

Aksi mereka sempat viral dan mendapat sorotan media nasional. Puncaknya terjadi pada Agustus 2025, ketika ribuan warga turun ke Alun-alun Pati. Gelombang protes berlanjut dengan pemblokiran Jalan Pantura, menyusul sidang paripurna DPRD terkait pemakzulan bupati.

Botok dan rekannya, Teguh Istiyanto, sempat ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani proses persidangan. Namun keduanya akhirnya dibebaskan oleh pengadilan. Sejak itu, nama Botok menjelma menjadi simbol perlawanan warga terhadap pemimpin yang dianggap tidak pro-rakyat. (ali)

Editor : Ali Mahmudi
#botok dan teguh #polemik perangkat desa di sumber #pemkab rembang #AMPB #dinpermades rembang