
Jakarta - Google mulai memperkenalkan sejumlah fitur keamanan terbaru untuk perangkat Android yang dirancang melindungi pengguna dari aksi penipuan digital hingga risiko pencurian ponsel.
Deretan pembaruan ini diumumkan jelang konferensi tahunan Google I/O 2026 dan akan tersedia bertahap di berbagai perangkat Android.
Salah satu fitur unggulan difokuskan untuk menangkal modus penipuan telepon yang mengatasnamakan bank atau lembaga keuangan.
Modus ini kerap digunakan pelaku untuk mencuri data pribadi hingga menguras rekening korban.
Kini, Android akan dibekali sistem perlindungan terhadap pemalsuan nomor telepon atau spoofing.
Teknologi tersebut memungkinkan sistem mendeteksi panggilan mencurigakan yang berpura-pura berasal dari institusi resmi.
Jika sistem mendapati nomor terindikasi palsu, Android akan secara otomatis menghentikan panggilan dan memberikan peringatan kepada pengguna terkait potensi penipuan.
Pembaruan ini disebut akan tersedia dalam waktu dekat untuk perangkat Android 11 ke atas.
Google juga menggandeng sejumlah lembaga keuangan global guna memperkuat sistem deteksi penipuan.



