REMBANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang, pada Sabtu (6/12) siang, menyebabkan sejumlah titik di daerah tersebut terendam banjir.
Ketinggian udara di beberapa lokasi, seperti di Desa Sendangasri, dilaporkan mencapai hingga 40 sentimeter.
Bencana banjir ini dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi dengan durasi relatif singkat, yaitu sekitar satu jam.
Menerjang jalan antardesa dari Sendangasri ke Gowak.
Genangan air juga terjadi di wilayah Dorokandang, khususnya pada jalan menuju Puskesmas Lasem.
Banjir di wilayah ini diduga kuat akibat buruknya saluran drainase yang membuat udara tidak bisa mengalir dengan lancar.
"Hujan turun sejak pukul 11.00 sampai jam 12.30-an. Setengah jam kemudian udara meluap," terang Kapolsek Lasem AKP M. Safi'i Karim.
Dikatakannya wilayah sendangasri menjadi wilayah jalur udara dari desa-desa yang terletak di perbukitan wilayah Lasem.
Volume udara yang berlebih tidak dapat dialirkan oleh saluran air di sepanjang tepi Jalan Pantura wilayah Sendangasri yang menuju ke laut.
Sehingga banjir tak dapat dihindarkan.
Baca Juga: Tossa Pengangkut Pertamax Hancur Ditabrak Truk Gandeng, Jalan Pantura Rembang Sempat Macet
Akibat kejadian tersebut, sejumlah sepeda motor warga yang melintas di jalan desa Sendangasri ke arah Gowak mengalami kerusakan.
Selain itu, lahan pertanian warga sekitar lokasi juga ikut terendam dan mengalami kerusakan.
Hingga saat ini, pihak berwenang memastikan bahwa tidak ada jiwa kerugian akibat bencana banjir ini. (ali)
Editor : Ali Mustofa