REMBANG – Pasar Kreatif Lasem berlangsung meriah kemarin malam. Sebab, digelar juga Lasem Batik Festival.
Ada tujuh desainer unjuk kreasi. Dengan sekitar 70 model fashion show menampilkan busana karya desainer.
Di sekitar venue juga disemarakan bazar yang di antaranya UMKM batik Lasem.
Baca Juga: Sejumlah Tokoh Agama Dukung Gelar Pahlawan Nasional untuk KH Baidlowi Lasem
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Rembang M. Mahfudz mengatakan, Pasar Kreatif Lasem ditambah dengan fashion show busana batik tulis Lasem, agar lebih meriah.
”Fashion show ini baru perdana diadakan. Kami ingin meramaikan Pasar Kreatif Lasem ini, agar batik tulis Lasem lebih terangkat,” katanya.
Sebagaimana diketahui, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Rembang konsisten hampir setiap tahun menggelar event ini.
Selain itu, batik tulis Lasem juga sudah tercatat di arsip nasional. Sekaligus terdaftar di Indikasi Geografis (IG).
Kehadiran Indikasi Geografis Batik Tulis Lasem dinilai bisa melindungi produk khas Rembang ini.
Baca Juga: Kali Pertama Digelar Outdoor, Radar Kudus Award 2024 di Jepara Berjalan Lancar dan Sukses
Bahkan, produk-produk yang mengatasnamakan batik tulis Lasem, tapi tidak sesuai ketentuan bisa dituntut secara hukum.
Terpisah, Menuk, salah satu orang tua model merasa senang anaknya yang bernama Nadira tampil menjadi salah satu model di fashion show ini.
Anaknya juga menerima medali dan sertifikat dari Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Rembang. (noe/lin)
Editor : Ali Mustofa