REMBANG - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Rembang mengincar kursi bupati dalam perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Rembang.
Partai ini mengklaim telah memiliki stok kader potensial, mulai dari petinggi partai, keturunan KH Maimoen Zubair, hingga keluarga Bupati Abdul Hafidz.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Rembang Zaimul Umam kader potensial yang dianggap potensial itu di antaranya adalah Abdul Aziz (Gus Aziz) politisi dari Lasem yang juga Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jateng.
Kemudian pengurus DPP PPP Raudhatul Jannah, dan Ketua Tim Penggerak PKK Rembang Haziroh, yang merupakan istri Bupati Rembang Abdul Hafidz.
Selain itu, Gus Umam juga menyebut nama Rosyid Ubab yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPC PPP.
Kader muda tersebut merupakan cucu KH Maimoen Zubair, ulama kharismatik yang membesarkan PPP.
"Memang di kami banyak kader potensial, jadi di internal kami banyak stok yang siap menjadi bupati," ungkapnya.
PPP beberapa kali tampil sebagai pemenang dalam perjalanan politik di Rembang. Pada Pileg 2019 kemarin misalnya.
Partai ini mendapat perolehan kursi terbanyak dengan total 10 kursi. Pada 2024, PPP kembali berjaya. Meski perolehan kursi turun menjadi delapan, partai ini tetap mendapatkan perolehan suara terbanyak dibandingkan partai-partai lain.
Pada perhelatan Pilkada, kader PPP juga duduk sebagai bupati. Yakni Abdul Hafidz yang sudah memimpin Rembang selama dua periode.
Dia menyampaikan, untuk sementara belum persiapan untuk Pilkada 2024. Sebab hal ini merupakan kewenangan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Sehingga pihaknya menunggu siapa nantinya yang akan direkomendasikan menjadi calon bupati maupun wakil bupati.
"Kami selaku dewan pimpinan cabang akan mengamankan keputusan dewan pimpinan pusat," jelasnya.
Meski demikian, PPP Rembang tetap mengincar kursi bupati.
Sebab, jika melihat prediksi hasil pemilihan legislatif (Pileg) 2024, partai yang identik dengan warna hijau itu tampil sebagai pemenang dengan perolehan lebih dari 84 ribu suara. Sehingga mendapatkan delapan kursi.
"Ya tentu kami pemenang, target kami bupati. Karena kami masih unggul suara dari partai yang ada di Rembang. Tentu kami akan mengajukan kader PPP yang terbaik untuk menjadi bupati," ungkapnya.
Di sisi lain, menjelang pilkada yang direncanakan pada November mendatang, saat ini juga sudah terdengar kasak-kusuk sejumlah nama dari PPP yang berpotensi dapat maju sebagai calon bupati.
Meski demikian Umam menegaskan, pihaknya tidak mau berandai-andai dan menunggu apa yang menjadi keputusan DPP.
"Apapun itu kan menjadi kewenangan dewan pimpinan pusat, kami tidak mau berandai-andai. Siapapun nanti yang ditunjuk DPP pasti kami mengamankan. Target kami bupati karena menjaga eksistensi kemenangan kami di Kabupaten Rembang," ujarnya. (vah/zen)
Editor : Noor Syafaatul Udhma