REMBANG - KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha bersama istri menyalurkan suaranya dalam pesta demokrasi 2024 di TPS 003, Desa Narukan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang.
Pantauan Jawa Pos Radar Kudus Gus Baha kenakan kemeja warna putih. Dengan lengan panjang yang dilipat.
Pakai peci hitam dan sarung warna abu-abu kombinasi ungu. Lalu pakai sandal jepit warna putih kombinasi hijau.
Kondisi di lokasi tampak suasana masih dingin. Usai Kecamatan Kragan diguyur hujan deras.
Namun tidak mengurangi semangat Gus Baha menyalurkan suara. Kebetulan lokasi tidak terlalu jauh. Hanya 50 meter dari rumah.
Lokasi TPS berada di rumah adik sepupunya, Muhammad Umar Faruq yang juga kades Narukan.
Disana sudah tertulis selamat datang di TPS 03. Dipasang pula beberapa balon dan pernak-pernik pesta.
Disana Gus Baha tetap antre. Menunggu di kursi. Namun tertutup terpal.
Tidak lama petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) memanggil nama Gus Baha.
Setelah itu menerima lima kota suara presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten.
Satu demi satu kotak suara dibuka. Setelah diteliti dicoblos. Butuh waktu hampir 5 menit salurkan suara. Bahkan bisa lebih.
Setelah salurkan suara di RT 4/RW 2, Gus Baha langsung balek. Menyempatkan meninjau lokasi di sekitar pondoknya.
Setelah itu jalan kaki menuju sebuah rumah. Hanya santrinya tidak mengikuti sampai akhir.
Zaimul Umam Nursalim, adik Gus Baha membenarkan kakaknya nyoblos di TPS 3 samping dalem atau rumahnya.
Jaraknya sekitar 50 meter. Menyempatkan nyoblos sekira pukul 07.30 WIB didampingi salah satu santri.
”Jalan kaki. TPS 03 samping rumah ndalem gus Baha. Kebetulan saya sendiri di TPS 04 yang lokasinya masih ke timur,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus. (noe)
Editor : Ali Mustofa