Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Meriahnya Sedekah Bumi Desa Ngablak Cluwak Pati, Datangkan Niken Salindry Jadi Bintang Tamu

Achmad Ulil Albab • Senin, 3 Juni 2024 | 01:17 WIB
MERIAH : Niken Salindry saat menjadi bintang tamu dalam pergelaran wayang kulit dalam rangka sedekah bumi Desa Ngablak Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati.
MERIAH : Niken Salindry saat menjadi bintang tamu dalam pergelaran wayang kulit dalam rangka sedekah bumi Desa Ngablak Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati.

PATI - Sedekah bumi di Desa Ngablak sangat meriah tahun ini.

Berbagai acara digelar untuk memeriahkan tradisi turun temurun ini.

Artis ngetop campursari Niken Salindri pun turut serta memeriahkan rangkaian acara sedekah bumi tersebut.

Lapangan Desa Ngablak dipenuhi lautan manusia pada Jumat (31/5) malam lalu.

Orang-orang antusias ingin menyaksikan penampilan Niken Salindri, sinden muda yang sedang naik daun belakangan ini.

Niken Salindry sangat terkenal, di kanal YouTube misalnya, lagu-lagunya diputar ratusan ribu kali. 

 

Hampir semua musik campursari yang dibawakan oleh Niken Salindry selalu digandrungi.

ABaca Juga: Pemkab segera Cairkan Gaji ke-13 untuk Para ASN di Pati, Honorer Tak Kebagian?palagi Niken Salindry memiliki pembawaan panggung yang menyenangkan. 

Niken Salindry mengenakan kebaya dan rambut yang disangguh, khas penampilan seorang sinden.

Niken tampil di atas panggung pagelaran wayang kulit malam itu.

Di depan panggung para penonton antusias menyaksikan gadis asal Kediri Jawa Timur itu beraksi. 

Niken Salindry memang hadir sebagai bintang tamu pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Wasis. 

Berbagai tembang campursari yang sedang nge-hits hari-hari ini dia nyanyikan.

Mulai dari Lamunan, Ngenteni Tekamu, Gubuk Asmoro hingga lagu-lagu yang khas dalam pentas tayub seperti Lintang Asmara.

Para penonton yang hadir turut bernyanyi bersama saat Niken Salindry beraksi.

Bahkan hampir sepanjang show, para penonton turut bernyanyi bersama. 

Usai bernyanyi, Niken berdoa agar Desa Ngablak bersama seluruh warga desa diberikan kesehatan, kebahagiaan dan rezeki yang berlimpah. 

"Saya doakan pokoknya semoga semua warga Desa Ngablak sejahtera, dan juga, semoga saya bisa diundang kembali untuk bernyanyi bersama lagi," kata Niken. 

Sedekah bumi sendiri merupakan tradisi di masyarakat Jawa untuk mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, atas limpahan nikmat, hasil panen dan keselamatan bagi desa setempat. 

Sedekah bumi di desa-desa yang ada di wilayah Pati Raya khususnya diselenggarakan pada bulan Apit dalam kalender Jawa.

Sementara itu, Muchlisin Kepala Desa Ngablak, dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua warganya dalam memeriahkan acara sedekah bumi ini. 

"Alhamdulillah, semua rangkaian acara sedekah bumi berjalan sukses termasuk karnaval kemarin," ungkapnya. 

Muchlisin juga gembira karena acara puncak pagelaran wayang kulit dengan bintang tamu Niken Salindry sukses digelar dan berlangsung meriah. 

"Memang kita undang Niken Salindry sebagai bintang tamu dengan tujuan untuk memeriahkan acara sedekah bumi. Sekali lagi, semoga warga bisa terhibur dengan adanya Niken Salindry," ucapnya.

Selain acara puncak pagelaran wayang kulite beserta bintang tamu istimewa Niken Salindry, tahun ini sedekah bumi di Desa Ngablak juga dimeriahkan dengan karnaval.

Baca Juga: Nyalon Bupati Kudus, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpusaktakaan Samani Intakoris Pensiun Dini

Karnaval diikuti setiap perwakilan RW, total ada 13 RW. 

Karnaval ini mengiringi prosesi bancaan (slametan) di punden desa setempat, sebagai ritual utama tradisi sedekah bumi. 

Sedekah bumi tahun ini menghadirkan kegembiraan yang mendalam bagi masyarakat Desa Ngablak.

Karena berbagai kemeriahan yang menghibur disajikan untuk masyarakatnya. 

Editor : Dzikrina Abdillah
#campur sari #niken salindry #pati #sedekah bumi #ngablak #Meriah #Cluwak