PATI - Banjir melanda Pati sepekan ini. Ketua DPRD Pati Ali Badruddin ingatkan pemerintah supaya normalisasi sungai. Selain itu jaga daerah aliras sungai (DAS).
Ali menekankan hal yang perlu untuk diperhatikan juga adalah pentingnya menjaga daerah aliran sungai.
Sebab jika dibiarkan larut, sungai-sungai ini semakin bertambahnya waktu akan semakin dangkal. Maka perlu dilakukan pengerukan atau normalisasi.
Akan tetapi normalisasi ini dirasa kurang optimal. Sebab setekah normalisasi banjir tetap ada.
“Meminta kepada pemerintah untuk segera sungai-sungai di daerah dilakukan normalisasi. Aliran air sungai yang lancar akan mencegah dan menghindari terjadinya banjir,” katanya.
Menurutnya, normalisasi sungai harus bisa dilakukan secara total mulai dari hulu hingga hilir.
Sehingga penanganannya menyeluruh. Selain itu, bisa mengantisipasi pendangkalan sungai.
Selain itu dirinya juga meminta semua desa untuk sigap terhadap saluran air atau drainase di wilayahnya masing-masing.
Lanjut dia, jika sungai telah dinormalisasi namun saluran drainase di desa buruk.
Maka, air juga akan mampet sehingga tergenang dan naik ke pemukiman warga.
Ali menyebut ketika DAS serta drainase di semua wilayah berjalan dengan lancar, maka hal itu diharapkan mampu meminimalisir atau mengurangi resiko terjadinya banjir.
“Kami mohon desa juga memperhatikan saluran-saluran air di wilayah jalan desanya. Supaya ketika terjadi hujan deras, maka airnya bisa lancar. Jadi resiko banjir bisa kita kurangi,” pungkasnya.
Dia menambahkan, sementara ini sudetan sungai ditambah normalisasi sungai yang perlu. Penanganan banjir itu masuk dalam pokok pikiran (Pokir) dewan.
Selanjutnya Pemkab Pati mengusulkannya ke pemerintah pusat.
”Kalau embung atau bendung itu salah satu. Tapi untuk waktu dekat ini paling bisa mengatasi dampak banjir ya sudetan dan normalisasi secara menyeluruh," ujarnya.
"Tak sepatah-patah normalisasinya. Nanti malah muncul sedimentasi-sedimentasi baru,” jelasnya. (adr/him)
Editor : Noor Syafaatul Udhma