KUDUS- Tim All Stars Papua di ajang Piala Pertiwi U 14 dan U 16 tampil memukau di babak perempat final Jumat (11/7) di Stadion Supersoccer Arena.
Kunci kemenangan ini merupakan dari kekompakan tim serta andilnya dua mantan pemain Timnas putri Indonesia sebagai official.
Papua resmi mengamankan tiket semifinal usai mengalahkan tim Yogyakarta dengan skor cukup meyakinkan.
Papua menang 4-1 atas Yogyakarta di babak perempat final.
Gol Papua dicetak oleh pemain bernomor punggung 13 Kristian Taero Bapan. Dia mencetak quatrick pada pertandingan tersebut.
Selain bermain apik, kekuatan Papua ini tidak terlepas dari peran pelatih yang ada dalam tim.
Nama mantan pemain Timnas sepak bola putri Ina Paulanda Wetipo dan Norffince Boma menghiasi kursi kepelatihan.
Ina Paulanda Wetipo atau yang akrab disapa Pau ini berperan sebagai asisten pelatih. Dia mendampingi Thomas Alva Edison Madjar.
Sementara Norffince Boma berperan sebagai pelatih kiper di tim Papua.
Pengalaman kedua eks pemain Timnas ini ditularkan kepada anak asuhnya untuk menyapu bersih setiap pertandingan dengan kemenangan.
Sampai dengan saat ini statistik Tim All Stars Papua belum mencatatkan kekalahan.
Mereka menang empat kali berturut-turut tanpa hasil imbang.
Sementara produktifitas gol mereka cukup baik ketimbang tim lainnya. 11 gol telah dicetak oleh tim Papua. Sedangkan mereka hanya kebobolan tiga gol.
Striker andalan Papua Jeane Franscoise Keram mencatatkan namanya di papan top skor sementara.
Pemain bernomor punggung 14 itu berhasil mencetak tujuh gol.
Asisten Pelatih All Stars Papua, Touskha Oktafia Stevelien Iba menyampaikan, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya di atas lapangan.
Langkah menuju babak semifinal tak terlepas dari kerja sama ofisial tim dan pemain di atas di lapangan.
Dia mengakui dua eks pemain Timnas ini memberikan peran signifikan di dalam tim. Pengalamannya saat menimba ilmu di Timnas ditularkan kepada pemain.
”Sangat berperan (eks pemain Timnas) keduanya bisa menggantikan peran (Pelatih dan asisten), dan memberikan kesempatan belajar,” katanya.
Di babak semi final nanti dia akan menjaga ritme permainan.
Serta memperbaiki kesalahan seperti koordinasi pemain di setiap lini.
”Kami hanya persiapan tiga hari saja, kunci kemenangan kami adalah semangat dan peran Tuhan,” ungkapnya.
Di babak semi final nanti, Papua akan berhadapan dengan Tangerang. Babak semifinal ini akan dilaksanakan Sabtu (12/7). (gal)
Editor : Mahendra Aditya