RADAR KUDUS - Harapan Timnas Indonesia untuk mengakhiri fase Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan hasil manis sementara belum terwujud.
Pada babak pertama laga kontra Jepang yang digelar di Suita City Football Stadium, Osaka, Selasa (10/6/2025), pasukan Garuda tertinggal 0-2 di hadapan dominasi tuan rumah.
Tim besutan Patrick Kluivert tampil penuh semangat, namun intensitas serangan Samurai Biru terlalu sulit diredam, terutama setelah absennya bek andalan Rizky Ridho yang mengalami cedera hamstring.
Situasi ini memaksa Kluivert melakukan rotasi di jantung pertahanan, menurunkan Mees Hilgers sebagai pengganti.
Namun, duet Hilgers bersama Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On (atau Hubner, jika merujuk ke formasi bertahan), tampak belum solid.
Kurangnya kekompakan antarlini belakang inilah yang kemudian dimanfaatkan Jepang dengan cerdik untuk membobol gawang Indonesia sebanyak dua kali di paruh pertama.
Gol Pembuka Jepang Lewat Sundulan Kamada
Lini belakang Garuda yang belum padu langsung diuji sejak menit awal. Jepang menunjukkan intensitas tinggi dengan penguasaan bola yang agresif. Pada menit ke-14, Daichi Kamada membuka keunggulan untuk tim tuan rumah.
Berawal dari umpan silang presisi yang dilepaskan pemain sayap Mito dari sisi kiri, Kamada yang lolos dari kawalan mampu memenangi duel udara di kotak penalti.
Sundulannya yang keras mengarah ke sudut gawang, membuat kiper Indonesia tak berkutik. Skor berubah menjadi 1-0.
Gol ini menjadi momentum pembakar semangat Samurai Biru untuk terus menekan.
Baca Juga: LINK Live Streaming Laga Pamungkas Timnas Indonesia vs Jepang: Misi Harga Diri Garuda & Cara Nonton
Kubo Lipatgandakan Keunggulan Jepang
Pertahanan Garuda yang masih berusaha beradaptasi kembali kecolongan hanya empat menit berselang.
Pada menit ke-18, Takefusa Kubo memperbesar keunggulan Jepang menjadi 2-0.
Memanfaatkan celah di sisi kanan pertahanan Indonesia, Kubo melakukan tusukan cepat melewati satu bek sebelum melepaskan tembakan terukur ke tiang jauh.
Bola melesat mulus ke dalam gawang, memaksa kiper Indonesia kembali memungut bola.
Gol kedua ini semakin mempersulit situasi bagi Garuda, yang tampak kesulitan membangun serangan balik akibat tekanan berlapis dari lawan.
Gol ketiga dipenghujung babak pertama dicetak juga oleh Daichi kamada.
Duet Hilgers-Idzes Masih Kurang Solid
Absennya Rizky Ridho jelas meninggalkan lubang besar di lini pertahanan Indonesia. Mees Hilgers yang diturunkan sebagai pengganti tampak belum sepenuhnya nyetel dengan Jay Idzes maupun Hubner.
Kurangnya komunikasi antarbek terlihat jelas dalam proses kedua gol Jepang. Pada gol pertama, positioning kurang ideal membuat Kamada lolos tanpa pengawalan ketat.
Sementara pada gol Kubo, ruang antar lini terlalu renggang, memberikan celah bagi pemain Jepang untuk menusuk.
Patrick Kluivert tampaknya perlu melakukan penyesuaian strategi di babak kedua, entah dengan memperkuat koordinasi antarbintang belakang atau menginstruksikan gelandang bertahan untuk membantu lebih aktif.
Baca Juga: LIVE SKOR Jepang vs Indonesia, Laga Penutup Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia
Upaya Garuda Bangkit
Meski tertinggal dua gol, semangat Garuda tak surut. Indonesia beberapa kali mencoba melancarkan serangan balik cepat melalui sektor sayap.
Namun, efektivitas serangan belum optimal, sementara lini tengah masih kesulitan mendistribusikan bola di bawah tekanan Jepang.
Peluang emas sempat hadir jelang turun minum lewat sepakan Thom Haye dari luar kotak penalti. Sayangnya, tembakan tersebut masih bisa ditepis kiper Jepang dengan baik.
Babak Kedua Jadi Ujian Mental
Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia menghadapi tantangan besar. Patrick Kluivert dituntut untuk segera merapikan organisasi pertahanan dan meningkatkan efektivitas transisi serangan.
Dengan stamina yang harus dijaga dan konsentrasi ekstra, peluang untuk memperkecil ketertinggalan tetap terbuka. Namun, diperlukan determinasi dan keberanian penuh untuk menghadapi kecepatan serta kualitas teknik pemain Jepang.
Harapan Suporter: Bisa Bangkit di Paruh Kedua
Di tengah dominasi Samurai Biru, para pendukung Garuda tentu berharap adanya perbaikan signifikan usai jeda.
Mampukah Indonesia memperbaiki koordinasi pertahanan dan menciptakan gol balasan?
Atau justru Jepang akan semakin menggila di babak kedua? Semua kemungkinan masih terbuka. Pantau terus perkembangan laga ini untuk mengetahui apakah Garuda mampu membalikkan keadaan!
Editor : Mahendra Aditya