Di laga itu, sosok pemain asal Kediri Qischil Gandrum Minny menjadi pahlawan kemenangan Persijap. Berkat golnya di injury time, Persijap berhasil meraih kemenangan. Ia merupakan supersub. Baru masuk di babak kedua menggantikan M. Syafii. Gol tersebut tentu emosional baginya. Pasalnya, musim lalu dirinya merupakan bagian dari PSCS Cilacap di Liga 2. ”Ya senang. Tadi agak sedikit lupa kalau ini di Cilacap. Yang juga mantan tim. Jadi mohon maaf kalau golnya membuat tidak enak,” ungkap Qischil seusai pertandingan.
Kemenangan tersebut juga disyukuri oleh pelatih Persijap Jepara Salahudin. Anak asuhnya sempat tertinggal oleh PSCS berkat brace yang dicetak Supriyadi di menit ke-55 dan ke-63. Namun anak asuhnya berhasil menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak Alvin Nur Rizky di menit 69 dan Rendy Setiawan di menit 74. Dan ditutup oleh gol Qishil di menit ke-92. ”Terima kasih kepada para pemain. Pertandingan cukup berat. Sempat tertinggal dua kosong, tapi pantang menyerah. Akhirnya membalikkan keadaan,” ujar Salahudin.
Meski menang, ia mengaku masih perlu mengevaluasi permainan timnya. Terutama dalam organisasi permainan. Baik bertahan maupun menyerang. Dengan hasil ini, Persijap Jepara menjadi pemuncak klasemen sementara di grup tengah Liga 2 musim 2022.
Laga selanjutnya, Persijap bakal melawan Persekat Tegal Minggu (4/9) depan. Pertandingan tersebut rencananya diselenggarakan di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara. (rom/war) Editor : Ali Mustofa