Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Terinspirasi Drama China, Bocah di Bojonegoro Jual "Batu Giok" ke Toko Emas, Ternyata Batu Kali

Muhammad Agung Prayoga • Selasa, 3 Februari 2026 | 17:43 WIB
Nampak sejumlah anak-anak mendatangi Toko Emas di Bojonegoro, belum lama ini.
Nampak sejumlah anak-anak mendatangi Toko Emas di Bojonegoro, belum lama ini.

RADAR KUDUS -- Dunia maya dihebohkan oleh video kepolosan sejumlah bocah di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang dengan penuh keyakinan mendatangi sebuah toko emas untuk menjual bongkahan batu putih yang mereka percaya sebagai giok bernilai fantastis.

Aksi para bocah tersebut sontak mencuri perhatian warganet lantaran ekspresi serius mereka saat menawarkan "harta karun" ke penjaga toko emas. Dengan kepercayaan diri tinggi, mereka meyakini batu yang dibawa bisa diuangkan layaknya batu mulia seperti dalam drama China yang kerap menampilkan tokoh mendadak kaya setelah menemukan giok langka.

Peristiwa itu terjadi di sebuah toko emas di Jalan Trunojoyo Nomor 39, Bojonegoro, Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Dalam video yang beredar luas di Instagram dan TikTok, tampak empat bocah dengan polosnya menyodorkan bongkahan batu berwarna putih kristal dengan sedikit gradasi kecokelatan kepada penjaga toko.

Kepolosan mereka dalam bernegosiasi membuat publik tersenyum. Warganet pun ramai memberi komentar jenaka, mulai dari menyebut mereka sebagai "CEO Cilik" hingga "Investor Masa Depan yang salah komoditas".

Hingga Senin (2/2/2026), video tersebut telah meraup puluhan ribu tanda suka dan dibagikan ribuan kali di berbagai platform media sosial.

Penanggung jawab toko emas setempat, Tri Puspitasari membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, keempat bocah itu datang tanpa pemberitahuan dan langsung menawarkan batu yang mereka yakini sebagai giok.

"Benar, mereka datang tiba-tiba dan sangat yakin batu yang dibawa itu giok," ujar Tri, Senin (2/2/2026).

Menurut Tri, secara kasat mata batu tersebut memang dapat mengecoh orang awam karena ukurannya cukup besar dan tampilannya menyerupai batu kristal. Namun setelah dilakukan pemeriksaan sederhana dan pengecekan oleh pihak yang berpengalaman, batu itu dipastikan bukan batu mulia.

"Setelah dicek secara profesional, itu hanya batu biasa yang menyerupai giok. Jelas tidak memiliki nilai jual sebagai perhiasan," katanya.

Para bocah mengaku mendapatkan batu tersebut dari pemberian seseorang. Tanpa melakukan riset lebih jauh, mereka langsung mendatangi toko emas terdekat dengan harapan bisa menjualnya dan memperoleh uang dalam jumlah besar.

Meski transaksi gagal total dan batu tersebut tidak dapat dibeli, pihak toko tetap memberikan pelayanan edukatif.

Penjaga toko menjelaskan dengan bahasa sederhana agar anak-anak tersebut tidak kecewa dan memahami perbedaan batu mulia dan batu biasa.

Editor : Mahendra Aditya
#Toko Emas Bojonegoro #Bocah Bojonegoro #Video viral Bojonegoro #Batu Giok Palsu #Drama China viral #batu kali dikira giok