RADAR KUDUS - Isu kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) sebesar 16 persen pada tahun 2025 tengah menjadi topik hangat di ranah digital.
Sejak Senin, 7 April 2025, pencarian terkait "gaji PNS naik 2025" melonjak tajam di Google Trends dan terus bertahan hingga Rabu pagi, 9 April 2025.
Publik pun bertanya-tanya, berapa besar nominal gaji PNS jika wacana kenaikan tersebut benar-benar terealisasi?
Sesuai regulasi yang berlaku, penghitungan gaji pokok PNS saat ini masih mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2024 yang merupakan perubahan ke-19 atas PP Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil
Aturan ini diteken Presiden Joko Widodo pada 26 Januari 2024.
Dalam PP tersebut, besaran gaji pokok PNS dibagi berdasarkan golongan (I hingga IV) dan masa kerja golongan (MKG) yang mencakup rentang 0 hingga 32 tahun. Nominal gaji pokok saat ini berkisar dari Rp 1.685.700 hingga Rp 6.373.200 per bulan.
Jika wacana kenaikan 16 persen diterapkan, berikut simulasi perubahan gaji pokok per golongan:
Golongan I
Ia: Rp 1.955.412 – Rp 2.926.216
Ib: Rp 2.135.328 – Rp 3.098.012
Ic: Rp 2.225.692 – Rp 3.229.092
Id: Rp 2.319.884 – Rp 3.365.624
Golongan II
IIa: Rp 2.533.440 – Rp 4.226.344
IIb: Rp 2.766.600 – Rp 4.405.100
IIc: Rp 2.883.644 – Rp 4.591.512
IId: Rp 3.005.676 – Rp 4.785.696
Golongan III
IIIa: Rp 3.231.412 – Rp 5.307.232
IIIb: Rp 3.368.176 – Rp 5.531.808
IIIc: Rp 3.510.624 – Rp 5.765.780
IIId: Rp 3.659.104 – Rp 6.009.612
Golongan IV
IVa: Rp 3.813.848 – Rp 6.263.884
IVb: Rp 3.975.204 – Rp 6.528.828
IVc: Rp 4.143.404 – Rp 6.805.024
IVd: Rp 4.318.680 – Rp 7.092.820
IVe: Rp 4.501.264 – Rp 7.392.912
Kendati demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari instansi terkait seperti Kementerian PANRB, BKN, atau Kementerian Keuangan mengenai rencana kenaikan gaji PNS sebesar 16 persen pada 2025.
Untuk terus mengikuti perkembangan informasi ini, masyarakat disarankan untuk merujuk pada kanal resmi pemerintah. (*)
Editor : Mahendra Aditya