Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Miris! Santri di Jambi Dibully-Disiksa Seniornya di Pesantren Hingga Luka di Alat Vital!

Dzikrina Abdillah • Sabtu, 2 Desember 2023 | 17:26 WIB
Santri di Jambi mengalami perudungan hingga penganiayaan yang dilakukan seniornya.
Santri di Jambi mengalami perudungan hingga penganiayaan yang dilakukan seniornya.

JAMBI - Seorang santri laki-laki di pondok pesantren di Jambi Selatan berinisial AP (12) mengalami perudungan hingga penganiayaan yang dilakukan seniornya.

Kasus itu pertama kali diketahui berawal dari orang tua korban ketika mendapat telpon dari anaknya.

Saat berada di rumah, ayah korban mendapat telepon dan meminta agar korban segera dijemput.

"Ayah, kalau ayah tidak mau menyesal, jemput sekarang," kata korban di telpon.

Ayah korban yang bernama Widi Setiawan pun panik mendengar perkataan anaknya itu.

Widi pun langsung bergegas menjemput putranya.

Saat dijemput, korban masih berada di unit kesehatan pondok dengan terbaring lemas dan kesakitan.

Dalam video yang beredar di media sosial santri tersebut tampak terbaring sambil ditenangkan ayahnya.

Ia tampak menjerit dan terus meronta.

Korban kemudian dibawa oleh orang tua menuju rumahnya.

Di rumah, korban baru berani bercerita bahwa telah mendapatkan penganiayaan dari senior.

Berdasarkan keterangan orang tua korban, AP ternyata mendapatkan perlakuan tidak pantas dari dua orang seniornya.

AP mengaku dianiaya seniornya dengan dibekap mulutnya, dan tangannya dipegang.

Kemaluan korban 'digesek' secara paksa menggunakan kaki.

Selain itu, perut APD juga diinjak pelaku.

"Kaki pelaku menendang bagian bawah itu anak saya," kata ayah korban.

Akibat Penganiayaan itu, korban mengalami sejumlah lebam pada bagian paha hingga bengkak pada alat vitalnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, AP juga mengalami luka pada bagian perut.

Ayah korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat.

Dari keterangan korban, peristiwa itu sudah ke-4 kalinya terjadi.

Meski begitu, korban tidak berani menceritakan kejadian lantaran diduga mendapat tekanan dari sejumlah pihak. 

Editor : Dzikrina Abdillah
#jambi #perundungan #Santri #penganiayaan