Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Bupati Kudus Sam’ani Serap Aspirasi Warga dan Pasang Target Penurunan Kemiskinan

Andika Trisna Saputra • Rabu, 11 Maret 2026 | 16:33 WIB

KOMUNIKASI: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menggelar forum Musrenbang di Pendapa Belakang Kabupaten Kudus untuk menyerap aspirasi masyarakat, Rabu (11/3). (DINAS KOMINFO KUDUS UNTUK RADAR KUDUS)
KOMUNIKASI: Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menggelar forum Musrenbang di Pendapa Belakang Kabupaten Kudus untuk menyerap aspirasi masyarakat, Rabu (11/3). (DINAS KOMINFO KUDUS UNTUK RADAR KUDUS)

KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus terus mematangkan arah pembangunan daerah untuk tahun 2027 melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Forum ini menjadi wadah bagi pemerintah dan masyarakat untuk menyelaraskan berbagai usulan pembangunan agar lebih terarah dan sesuai kebutuhan daerah.

Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kudus Tahun 2027 digelar di Pendapa Belakang Kabupaten Kudus, Rabu (11/3).

Baca Juga: Resmi Ditutup, Bupati Kudus Sam’ani Apresiasi TMMD Sengkuyung 2026, Warga Ngembal Kulon Kini Punya Jalan Beton

Kegiatan tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah, akademisi, tokoh masyarakat, hingga perwakilan komunitas.

Pelaksanaannya dilakukan secara hibrid, yakni luring dan daring, sehingga dapat menjangkau lebih banyak peserta.

Forum ini sekaligus menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dalam merumuskan prioritas pembangunan.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa Musrenbang merupakan agenda rutin tahunan yang berfungsi mempertemukan pemerintah dengan masyarakat untuk menyerap berbagai gagasan pembangunan.

“Musrenbang ini setiap tahun kita lakukan dalam rangka komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah, untuk menjaring aspirasi, usulan-usulan, dan masukan dari masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh usulan yang masuk akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun arah pembangunan daerah.

Namun setiap program tetap harus selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Kudus.

Baca Juga: Aduan Wadul Bupati Langsung Ditindak, Puluhan Petugas Bersihkan Sampah Raksasa di Sungai Gelis Kudus

Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah tetap berpegang pada visi “Kudus sehat, sejahtera, harmoni, dan takwa”.

Visi tersebut menjadi pijakan dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Kudus akan berusaha maksimal untuk memenuhi visi misi tersebut dengan sebaik-baiknya,” lanjutnya.

Dalam forum tersebut, Sam’ani juga memaparkan sejumlah target pembangunan daerah yang ingin dicapai pada tahun 2027.

Beberapa indikator makro pembangunan menjadi fokus utama pemerintah daerah.

Pemerintah menargetkan angka kemiskinan di Kabupaten Kudus turun menjadi 6,28 persen.

Sementara tingkat pengangguran terbuka ditargetkan berada pada kisaran 2,78 hingga 2,48 persen.

Di sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi daerah ditargetkan berada pada kisaran 3,90 hingga 5,00 persen.

Selain itu, indeks pembangunan manusia (IPM) juga ditargetkan meningkat hingga mencapai angka 78,8 pada tahun 2027.

“Target ini tentu membutuhkan kerja sama semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun dunia usaha,” jelasnya.

Bupati juga menyoroti pentingnya optimalisasi pendapatan daerah di tengah dinamika kebijakan fiskal nasional.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah harus mampu meningkatkan kemandirian fiskal, terutama jika terjadi penurunan transfer dana dari pemerintah pusat.

Salah satu strategi yang ditempuh adalah memperkuat sistem digitalisasi dalam pengelolaan pendapatan daerah.

Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah potensi kebocoran serta meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

“Dengan berkurangnya transfer ke daerah, kita genjot pendapatan kita lewat digitalisasi, kita cegah kebocoran dan penyalahgunaan,” tegasnya.

Terkait berbagai usulan yang disampaikan dalam Musrenbang, Sam’ani memastikan seluruh masukan akan dikaji secara menyeluruh.

Pemerintah daerah akan memprioritaskan program yang paling mendesak dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Selain mempertimbangkan urgensi program, pemerintah juga akan melihat kemampuan keuangan daerah agar perencanaan pembangunan dapat berjalan realistis dan berkelanjutan.

“Terkait usulan dan masukan yang masuk ke kami, kita lihat mana yang jadi prioritas, kita juga lihat bagaimana kondisi keuangan daerah. Kami akan lakukan kajian segera,” katanya. (dik)

Editor : Mahendra Aditya
#musrenbang #aspirasi warga #pemkab kudus #bupati kudus #rkpd