Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tiga Dapur Makan Bergizi Gratis di Kudus Siap Layani 9.000 Siswa, Berikut Daftar dan Sasarannya

Indah Susanti • Selasa, 15 April 2025 | 18:58 WIB
SIAPKAN MAKAN GRATIS: Sejumlah petugas tengah menyiapkan ratusan tempat makanan bergizi gratis di dapur MBG Desa Jepang Pakis Kecamatan Jati.
SIAPKAN MAKAN GRATIS: Sejumlah petugas tengah menyiapkan ratusan tempat makanan bergizi gratis di dapur MBG Desa Jepang Pakis Kecamatan Jati.

KUDUS – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SSPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) gagasan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, meluas menjadi tiga unit di Kabupaten Kudus.

Sebelumnya, dapur SPPG hanya beroperasi satu unit di Ponpes Nashrul Ummah Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo pada Januari 2025 lalu.

Kemudian, dua SPPG tambahan beroperasi aktif per Senin (14/4) 2025.

”SPPG Jepangpakis, Kecamatan Jati) mitra BGN (Badan Gizi Nasional) dan satunya SPPG Ponpes Al Chalimi Bulung Cangkring (Kecamatan Jekulo),” kata Koordinator SPPG Kabupaten Kudus Febria Suryaningrum kemarin.

Febria menerangkan dapur SPPG Ponpes Nashrul Ummah menyasar sekitar 3.300 siswa sasaran.

Sedangkan SPPG Jepangpakis menyasar sekitar 2.966 siswa dan SPPG Ponpes Al Chalimi menyasar sekitar 3.100 siswa.

”Untuk Juli 2025, nanti di SPPG Jepangpakis akan ketambahan siswa sasaran menjadi 3.400 siswa, yang mana sekitar 404 siswa itu dari kelas 12 di SMA 1 Kudus,” ujar Febria yang juga Kepala SPPG Jepangpakis.

Adapun Dapur SPPG Jepangpakis, lanjut Febria, akan mendistribusikan menu MBG di 14 sekolah.

Di antaranya, SDN 3 Loram Wetan, TK Pertiwi, SDN 2 Mlati Kidul, SMAN 1 Kudus, SD Mlati Lor, hingga SMPN 1 Jati.

”Untuk persiapan dan pendistribusian sudah kita mulai sejak pagi pukul 08.00 tadi. Menunya hari ini ada nasi putih, tumis kacang panjang, ayam filet teriyaki, tahu goreng, buah pisang, dan susu,” paparnya.

Febria melanjutkan, menu makanan untuk program MBG di SPPG Jepangpakis telah disiapkan sebanyak 20 varian menu.

Setelah tuntas di menu terakhir, maka akan diputar kembali di menu hari pertama agar siswa tidak merasa bosan.

Sementara itu, Kepala SDN 2 Mlati Kidul, Nita Yuliana merespon positif terkait mulainya pendistribusian MBG yang menyasar sekolahnya.

Ada sekitar 88 siswa dari kelas satu hingga enam yang mendapat manfaat dari program tersebut.

”Alhamdulillah, semoga konsisten, bermanfaat bagi anak-anak,” tuturnya. (san)

 

Editor : Ali Mustofa
#Mbg #siswa #sekolah #prabowo subianto #Makan Bergizi Gratis #Kudus