KUDUS – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, PT Djarum kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan karyawan dengan menyalurkan tunjangan hari raya (THR) senilai Rp130,5 miliar.
Tepatnya, Rp130.515.784.850 telah dibagikan secara serentak kemarin kepada 50.552 karyawan yang tersebar di empat wilayah kerja perusahaan.
Yang menarik, tahun ini PT Djarum memutuskan untuk menyalurkan THR secara 100% melalui transfer ke rekening masing-masing karyawan.
Langkah ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di mana pembagian THR dilakukan secara tunai atau kombinasi tunai dan transfer.
Rincian Pembagian THR
THR dibagikan kepada karyawan di empat wilayah kerja PT Djarum, dengan besaran yang disesuaikan dengan upah minimum kabupaten (UMK) setempat dan lama kerja karyawan. Berikut rinciannya:
-
Wilayah Kudus: 36.913 karyawan menerima total THR Rp105,76 miliar.
-
Wilayah Pati, Jepara, Rembang: 9.216 karyawan menerima total THR Rp18,93 miliar.
-
Wilayah Temanggung: 1.052 karyawan menerima total THR Rp1,48 miliar.
-
Wilayah Solo Raya (Sukoharjo, Karanganyar, Sragen): 3.371 karyawan menerima total THR Rp4,33 miliar.
Alasan Full Transfer
Purwono Nugroho, Senior Manager Public Affairs PT Djarum, menjelaskan bahwa keputusan menyalurkan THR 100% melalui transfer dilakukan untuk alasan keamanan dan kenyamanan.
"Dengan transfer, kami menghindari risiko yang tidak diinginkan, seperti kehilangan uang atau kesalahan dalam pembagian," ujarnya.
Namun, Purwono yang akrab disapa Ipung ini juga menyadari potensi penumpukan antrean di mesin ATM akibat penarikan uang secara massal.
"Kami akan mengevaluasi sistem ini setelah Lebaran.
Jika ternyata menimbulkan kesulitan bagi karyawan atau masyarakat, kami akan mempertimbangkan solusi terbaik untuk tahun depan," tambahnya.
Harapan untuk Karyawan
Ipung berharap, THR yang telah diterima karyawan dapat membantu memenuhi kebutuhan Lebaran mereka.
"Semoga THR ini bisa meringankan beban dan membuat karyawan serta keluarga mereka merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan," ucapnya.
Selain itu, pembagian THR yang tepat waktu dan transparan ini juga diharapkan dapat meningkatkan minat calon pekerja untuk bergabung dengan PT Djarum.
"Kami masih membuka sekitar 4.000 lowongan di bidang produksi.
Dengan sistem yang baik seperti ini, kami berharap semakin banyak talenta yang tertarik bergabung," imbuhnya.
Data Penunjang:
-
Total THR yang disalurkan: Rp130,5 miliar.
-
Jumlah karyawan penerima: 50.552 orang.
-
Sistem pembayaran: 100% transfer ke rekening.
-
Wilayah kerja: Kudus, Pati-Jepara-Rembang, Temanggung, dan Solo Raya.
Kebijakan PT Djarum dalam menyalurkan THR 100% melalui transfer menunjukkan langkah progresif dalam mengedepankan keamanan dan efisiensi.
Meski demikian, perusahaan tetap perlu mempertimbangkan dampak sosial, seperti potensi penumpukan antrean di ATM, yang bisa mengganggu kenyamanan masyarakat.
Dengan sistem ini, PT Djarum tidak hanya memastikan kesejahteraan karyawan, tetapi juga memperkuat citra perusahaan sebagai tempat kerja yang peduli dan profesional.
Ke depan, PT Djarum perlu terus mengevaluasi sistem pembayaran THR untuk memastikan bahwa langkah ini tidak hanya aman, tetapi juga nyaman bagi semua pihak.
Kolaborasi dengan bank dan penyedia layanan keuangan lainnya bisa menjadi solusi untuk mengatasi potensi masalah seperti antrean ATM.
Dengan komitmen yang kuat terhadap kesejahteraan karyawan, PT Djarum diharapkan dapat terus menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam mengelola hak dan kebutuhan pekerja, terutama di momen penting seperti Lebaran. (lin)
Editor : Mahendra Aditya