JEPARA – Pedagang Pasar Bangsri lama dipastikan akan segera direlokasi ke Pasar Bangsri yang baru setelah seluruh proses perbaikan rampung.
Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menargetkan penataan yang lebih tertib dengan sistem zonasi untuk mempermudah aktivitas jual beli.
Kepala Disperindag Kabupaten Jepara, Zamroni Lestiaza, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyelesaikan pendataan pedagang di Pasar Bangsri lama sebagai bagian dari persiapan relokasi.
Pasar Bangsri baru sendiri memiliki luas bangunan sekitar 8.000 meter persegi yang berdiri di atas lahan seluas 20.000 meter persegi, dengan kapasitas 1.413 kios.
“Tahun ini, Pasar Bangsri mendapatkan anggaran sebesar Rp 14,8 miliar untuk proses finishing kios, termasuk lapak basah dan kering serta pekerjaan infrastruktur lainnya.
Setelah pekerjaan selesai dan pasar diserahkan kepada Disperindag, kami siap mengelola dan menata pedagang,” ujar Zamroni, Sabtu (1/3).
Penataan Berdasarkan Zonasi
Disperindag telah mencatat ada sekitar 2.000 pedagang yang akan dipindahkan ke Pasar Bangsri baru.
Penempatan mereka akan dilakukan berdasarkan kategori dagangan guna menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertata dan nyaman.
“Nanti akan diterapkan sistem zonasi. Misalnya, pedagang sembako akan ditempatkan di satu area, sementara pedagang pakaian di area lain.
Dengan begitu, alur pasar lebih jelas, tidak semrawut, dan memudahkan pembeli menemukan barang yang dicari,” jelasnya.
Penataan berbasis zonasi ini dinilai krusial, mengingat di pasar lama masih banyak pedagang yang berjualan secara acak, sehingga menyulitkan pengunjung dan mengurangi estetika serta kenyamanan pasar.
Relokasi Tunggu Penyelesaian Pembangunan
Meski persiapan relokasi sudah matang, Disperindag belum bisa memastikan kapan pedagang mulai dipindahkan ke lokasi baru.
Proses tersebut akan menunggu penyelesaian proyek pembangunan yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Kami masih menunggu penyelesaian dari Dinas PUPR. Jika semua berjalan sesuai jadwal, kemungkinan akhir tahun ini relokasi bisa dimulai, sehingga awal tahun depan pedagang sudah bisa berjualan di tempat baru,” tambah Zamroni.
Pihaknya berharap relokasi ini dapat berlangsung dengan lancar dan kondusif. Ia juga mengimbau pedagang agar menaati aturan zonasi yang telah ditetapkan agar aktivitas jual beli menjadi lebih nyaman dan tertata.
“Keuntungan lain, Pasar Bangsri yang baru ini dibangun satu lantai, tidak bertingkat, sehingga lebih mudah diakses oleh pedagang maupun pembeli.
Kami berharap para pedagang dapat mengikuti aturan yang telah ditetapkan demi kenyamanan bersama,” pungkasnya.
Dengan adanya relokasi ini, Pemkab Jepara berharap Pasar Bangsri bisa menjadi pusat perdagangan yang lebih modern, bersih, dan tertata, serta mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.(fik)
Editor : Mahendra Aditya