SEMARANG – Dua truk terlibat kecelakaan maut di ruas tol Tanjungmas-Srondol KM 432 C/A, Kota Semarang, Kamis (11/9) pagi.
Akibat insiden ini satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka serius.
Kasubnit Gakkum II Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita, menjelaskan, salah satu kendaraan yang terlibat adalah truk Mitsubishi Colt Diesel berwarna kuning dengan nomor polisi P 8656 KA.
Sementara truk lain belum diketahui identitasnya karena meninggalkan lokasi sebelum petugas tiba.
“Truk Mitsubishi melaju dari arah selatan, tepatnya Tembalang, menuju utara ke arah Kaligawe. Diduga pengemudi kurang memperhatikan jarak aman sehingga menabrak kendaraan di depannya,” ujar Novita.
Akibat benturan tersebut, Eko J, 45, penumpang truk yang berasal dari Kencong, Jember, meninggal di tempat akibat cedera serius di kepala.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUP Dr. Kariadi Semarang untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara pengemudi truk, Imron Rofi’i, 43, juga warga Kencong, Jember, mengalami cedera di perut dan kaki kiri yang diduga patah.
Imron saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama.
Kecelakaan itu sempat menjadi sorotan warganet melalui akun Instagram @infokejadiansemarang.new, yang mengunggah foto truk kuning dengan bagian depan ringsek menabrak pembatas jalan.
Baca Juga: Luka Hati Karena Curiga Berlebihan? Simak Cara Ampuh Mengatasi Trust Issue
Dalam unggahan tersebut, terlihat seorang pria mengenakan baju merah terkulai di dalam kendaraan.
“Info kecelakaan di tol Jatingaleh-Gayamsari, Kamis 11 September 2025. Kronologi belum diketahui, korban 1 meninggal dunia. Mari kita doakan yang terbaik bagi korban,” tulis akun tersebut.
Panit PJR Polda Jateng, Ipda Wahyudi, membenarkan kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB.
Ia menambahkan, dugaan sementara truk Mitsubishi menabrak truk pengangkut pasir yang meninggalkan lokasi.
Di lokasi, tampak tumpahan pasir yang mungkin memperparah kondisi jalan.
“Satu korban meninggal dan satu mengalami luka berat. Cuaca saat itu mendung dan tidak hujan. Namun keterangan resmi dari pengemudi masih menunggu proses penyelidikan,” kata Wahyudi.
Editor : Ali Mustofa