RADAR KUDUS - Membuat Pupuk Organik Cair (POC) dengan bahan-bahan yang Anda sebutkan sangat mudah dilakukan! Ini adalah cara yang bagus untuk memanfaatkan limbah dapur dan menyediakan nutrisi alami bagi tanaman Anda.
Berikut adalah panduan untuk membuatnya:
Bahan-bahan yang Dibutuhkan:
Baca Juga: Wapres Gibran Ajak Petani Dukung Target Swasembada Gula Nasional
* Air Cucian Beras:Ini adalah bahan utama yang kaya akan karbohidrat, vitamin B, dan mineral yang baik untuk mikroorganisme pengurai.
* EM4 (Effective Microorganisms 4):EM4 mengandung berbagai mikroorganisme menguntungkan yang akan membantu proses fermentasi dan penguraian bahan organik.
* Telur:Sumber protein, kalsium, dan nutrisi lain yang akan dipecah menjadi unsur hara yang mudah diserap tanaman.
* Micin (MSG):Mengandung asam glutamat yang merupakan sumber nitrogen dan karbon, sangat baik untuk pertumbuhan mikroba dan tanaman.
* Gula Merah/Gula Pasir/Molase: Sebagai sumber makanan tambahan bagi mikroorganisme EM4 agar berkembang biak dengan baik.
Peralatan:
* Botol plastik bekas air mineral (ukuran 1,5 liter atau 2 liter) atau jerigen.
* Corong (opsional, untuk memudahkan memasukkan bahan).
* Sendok pengaduk.
Langkah-langkah Pembuatan:
1. Siapkan Wadah: Pastikan botol atau jerigen yang akan digunakan bersih.
2. Masukkan Air Cucian Beras:Isi botol dengan air cucian beras. Jangan terlalu penuh, sisakan sekitar 10-15 cm ruang kosong di bagian atas untuk gas yang akan terbentuk selama fermentasi.
3. Hancurkan Telur: Pecahkan telur dan kocok lepas. Masukkan ke dalam botol berisi air cucian beras. Anda bisa menggunakan seluruh bagian telur (putih dan kuning).
4. Larutkan Micin dan Gula: Larutkan sekitar 1 sendok makan micin dan 2-3 sendok makan gula merah/gula pasir/molase dengan sedikit air hangat.
Pastikan larut sempurna, lalu masukkan ke dalam botol. Gula adalah sumber energi bagi mikroorganisme.
Baca Juga: Distribusi Pupuk Subsidi Tersendat: Ribuan Poktan Belum Berbadan Hukum
5. Tambahkan EM4:Masukkan sekitar 3-5 sendok makan EM4 ke dalam campuran.
6. Aduk Rata:Aduk semua bahan hingga tercampur sempurna. Anda bisa menutup botol dan membolak-baliknya secara perlahan.
7. Fermentasi:
* Tutup rapat botol, tetapi jangan terlalu kencang. Gas akan terbentuk selama proses fermentasi, jadi Anda perlu membuka tutup botol sesekali (setiap hari atau dua hari sekali) untuk membuang gas (degassing) agar botol tidak meledak.
* Simpan botol di tempat yang teduh, jauh dari sinar matahari langsung.
* Proses fermentasi biasanya memakan waktu 1-2 minggu.
* Ciri-ciri POC berhasil:Bau yang muncul adalah seperti tapai atau alkohol (asam manis segar), tidak busuk atau bau menyengat.
Akan ada gelembung gas yang muncul saat Anda membuka tutup botol.
Cara Penggunaan Pupuk Organik Cair (POC):
1. Encerkan:POC ini sangat pekat, jadi harus diencerkan sebelum digunakan. Rasio umum adalah **1:10 hingga 1:20** (1 bagian POC dicampur dengan 10-20 bagian air bersih).
2. Frekuensi: Siramkan larutan POC ke media tanam atau daun tanaman **1-2 kali seminggu**.
3. Waktu Aplikasi:Sebaiknya diaplikasikan pada pagi atau sore hari, saat suhu tidak terlalu panas.
Manfaat POC Ini:
Menyuburkan Tanah: Meningkatkan kesuburan tanah secara alami.
Mempercepat Pertumbuhan Tanaman: Nutrisi dari telur dan micin, serta aktivitas mikroba EM4, mendukung pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman.
Meningkatkan Daya Tahan Tanaman: Mikroorganisme EM4 dapat membantu melindungi tanaman dari patogen.
Ramah Lingkungan: Memanfaatkan limbah rumah tangga dan mengurangi penggunaan pupuk kimia.
Selamat mencoba membuat pupuk organik Anda sendiri!
Editor : Mahendra Aditya