Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dua Sapi Presiden untuk Grobogan, Salah Satunya Disalurkan ke Desa Terdampak Banjir

Intan Maylani Sabrina • Senin, 11 Mei 2026 | 13:53 WIB
IDULADHA: Sapi presiden yang disiapkan untuk perayaan Iduladha 2026. (DISNAKKAN GROBOGAN UNTUK RADAR KUDUS)
IDULADHA: Sapi presiden yang disiapkan untuk perayaan Iduladha 2026. (DISNAKKAN GROBOGAN UNTUK RADAR KUDUS)

GROBOGAN – Kabupaten Grobogan dipastikan mendapatkan alokasi bantuan kemasyarakatan Presiden RI berupa dua ekor sapi kurban untuk perayaan Iduladha 2026.

Kabid Perbibitan dan Produksi Ternak Disnakkan Grobogan, drh Tri Yunianingsih, mengatakan untuk tahun 2026, Kabupaten Grobogan mendapat alokasi dua sapi. 

Salah satu sapi alokasi untuk Provinsi Jawa Tengah rencananya akan disalurkan ke Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, yang merupakan wilayah terdampak banjir.

"Penunjukan masjid penerima untuk alokasi Provinsi Jawa Tengah dilakukan oleh Biro Kesra Provinsi Jawa Tengah," ujarnya.

Sedangkan penunjukan masjid penerima untuk alokasi Kabupaten Grobogan akan ditentukan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Grobogan.

"Kemungkinan di tempatkan di Masjid Jabalul Khoir Simpang Lima," jelasnya. 

Ia merinci, satu ekor sapi dialokasikan untuk Kabupaten Grobogan dengan bobot sekitar 1.060 kilogram. Sapi tersebut berasal dari peternak lokal di Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh.

Sedangkan satu ekor sapi lainnya merupakan alokasi untuk Provinsi Jawa Tengah dengan bobot sekitar 1.100 kilogram. 

"Namun sapi tersebut bukan berasal dari Grobogan, karena penyediaannya dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah," ungkap drh Nia.

Terkait kelayakan hewan kurban, drh Nia memastikan sapi alokasi Kabupaten Grobogan telah menjalani penimbangan serta pemeriksaan kesehatan saat proses pengajuan sekitar satu bulan lalu.

Meski demikian, pemeriksaan lanjutan tetap akan dilakukan menjelang hari pelaksanaan Iduladha.

“Penimbangan dan cek kesehatan sudah pernah dilakukan saat akan diajukan sekitar sebulan yang lalu. Untuk pengecekan kesehatan dari bidang kesehatan hewan kemungkinan nanti dilakukan menjelang hari Iduladha,” pungkasnya.

Sementara itu, sapi alokasi Kabupaten Grobogan diketahui milik peternak lokal bernama Sunardi, warga Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh. 

Sunardi mengaku bangga sekaligus tidak menyangka sapi yang ia rawat selama bertahun-tahun bisa masuk dalam daftar kandidat sapi kurban Presiden.

Bahkan, sapi jenis Simental tersebut disebut-sebut memiliki nilai jual fantastis hingga mencapai lebih dari Rp 100 juta.

“Saya berterima kasih. Ini kebanggaan tersendiri karena sapi yang berukuran besar memang cukup langka,” ujarnya.

Ia menambahkan, sapi Simental jantan tersebut telah ia rawat dan dibesarkan selama kurang lebih empat tahun hingga bobotnya menembus satu ton.

Dengan adanya alokasi dua sapi kurban Presiden tersebut, Grobogan menjadi salah satu daerah penerima bantuan hewan kurban berskala besar. 

Selain menjadi bentuk perhatian pemerintah, hal ini juga menunjukkan potensi peternak lokal yang mampu menghasilkan ternak unggulan hingga dilirik untuk kebutuhan kurban Presiden RI. (int)

Editor : Admin
#iduladha #grobogan #sapi presiden #Sapi kurban