GROBOGAN – Ledakan mercon kembali memakan korban. Kali ini peristiwa tersebut terjadi di Desa Pahesan, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Sabtu (10/1) sore.
Dua remaja berinisial AR dan AN, masing-masing berusia 16 tahun, mengalami luka-luka akibat ledakan saat merakit petasan.
Keduanya langsung dilarikan ke RSU PKU Muhammadiyah Gubug untuk mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian kedua korban berada di salah satu rumah warga.
Mereka tengah meracik bahan petasan secara manual dengan mencampur sejumlah serbuk yang diduga merupakan bahan peledak.
Namun, sebelum proses perakitan selesai, petasan tersebut tiba-tiba meledak.
Ledakan keras itu tidak hanya melukai kedua remaja, tetapi juga mengakibatkan kerusakan pada bangunan rumah.
Beberapa genteng rumah dilaporkan mlorot dan kondisi bagian dalam rumah mengalami kerusakan akibat tekanan ledakan.
Warga sekitar yang mendengar suara ledakan langsung berdatangan ke lokasi.
Mengetahui adanya korban luka, peristiwa tersebut segera dilaporkan ke perangkat desa setempat.
Baca Juga: Sudah Bayar Lunas, Keberangkatan Umrah Belasan Warga Grobogan Tak Kunjung Terwujud, Apa Masalahnya>
Laporan itu kemudian diteruskan ke Polsek Godong untuk penanganan lebih lanjut.
Mendapatkan laporan, petugas Polsek Godong bersama tim Inavis dari Polres Grobogan segera mendatangi lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, polisi langsung memasang garis police line untuk mengamankan area dan mencegah warga mendekat.
Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dalam proses olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti.
Baca Juga: Tabungan Bertahun-tahun hingga Jual Sawah, Korban Gagal Umroh di Grobogan Dimintai Keterangan Polisi
Di antaranya sisa bahan mercon, serpihan akibat ledakan, serta beberapa barang di sekitar lokasi yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Kapolsek Godong AKP Suharto membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, ledakan berasal dari aktivitas perakitan petasan yang dilakukan oleh korban.
“Hasil penyelidikan di lapangan, ledakan mengakibatkan rumah mengalami kerusakan. Genteng rumah mlorot akibat tekanan ledakan,” ujar AKP Suharto.
Ia menambahkan, kedua korban yang masih berstatus anak di bawah umur mengalami luka di beberapa bagian tubuh.
”Korban mengalami luka di bagian paha dan tangan. Setelah kejadian, keduanya langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gubug dan mendapatkan perawatan. Saat ini kondisinya menjalani rawat jalan,” jelasnya. (mun)
Editor : Ali Mustofa