GROBOGAN – Ajang Fashion Batik Grobogan yang digelar dalam rangkaian Grobogan Expo 2025 sukses menarik perhatian masyarakat, Kamis (28/8). Bertempat di halaman depan Pendopo Kabupaten Grobogan, kompetisi ini menjadi sorotan karena menampilkan ragam kreasi batik lokal yang elegan dan penuh inovasi.
Dari puluhan peserta yang mewakili berbagai instansi dan kecamatan, Camat Ngaringan berhasil keluar sebagai juara pertama, mengalahkan peserta lainnya dengan penampilan memukau yang memadukan nuansa tradisional dan modern.
Posisi juara kedua diraih oleh Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Grobogan, sementara PDAM Grobogan menempati juara ketiga. Ketiganya dinilai berhasil menampilkan identitas khas Grobogan dalam balutan batik yang penuh karakter dan kekayaan motif lokal.
Sementara itu, posisi juara harapan satu diraih oleh Kecamatan Karangrayung, disusul Dinas Koperasi dan UKM Grobogan sebagai juara harapan dua, serta BKK Purwodadi yang meraih juara harapan tiga.
Tak hanya itu, ajang ini juga memberikan penghargaan khusus untuk juara favorit, yang jatuh kepada Kecamatan Godong. Penampilan mereka dinilai paling atraktif dan berhasil mencuri perhatian penonton terbanyak.
Acara yang berlangsung meriah ini sekaligus menjadi ajang promosi batik khas Grobogan kepada masyarakat luas. Dengan melibatkan perwakilan dari berbagai instansi, panitia berharap semakin banyak pihak yang terlibat aktif dalam pelestarian dan pengembangan batik lokal.
“Ini bukan hanya soal kompetisi, tapi juga bentuk apresiasi terhadap budaya lokal. Kami ingin tunjukkan bahwa batik Grobogan bisa tampil elegan di panggung manapun,” ujar Kepala Disperindag Grobogan Pradana Setiawan.
Grobogan Expo 2025 sendiri masih akan berlangsung hingga akhir pekan ini, menampilkan berbagai pameran UMKM, kuliner khas daerah, serta pertunjukan seni dan budaya yang tak kalah menarik.
Dalam kesempatan itu, juga Bupati Grobogan Setyo Hadi mendapatkan juara pelestari Batik Kabupaten Grobogan bersama dengan Forkopinda Grobogan. (mun)
Editor : Mahendra Aditya