RADAR KUDUS - Setelah satu dekade membintangi film horor fenomenal Danur, aktris Prilly Latuconsina pamit melalui film penutup Danur: The Last Chapter.
Perjalanan ini dimulai sejak ia berusia 19 tahun pada 2016, memerankan Risa Saraswati, karakter yang tumbuh bersamanya hingga kini usianya 29 tahun.
Prilly pertama kali terlibat dalam proyek Danur pada 2016, tepat saat syuting film pertama yang dirilis 2017, hal yang menjadikan Prilly sebagai lompatan besar dalam karier aktingnya di genre horor.
Selama 10 tahun, ia menolak tawaran film horor lain demi kesetiaan pada karakter Risa, terasa sangat personal karena mencerminkan fase kehidupannya sendiri dari masa kuliah hingga dewasa.
"Bagi saya, Danur bukan sekadar film, tapi awal perjalanan karier dan horor pertama saya," ungkap Prilly dengan penuh haru di gala premiere Danur: The Last Chapter di MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada 8 Maret 2026.
Sepanjang satu dekade, Prilly tumbuh bersama Risa, mengalami transformasi emosional dengan kehidupan nyatanya, seperti interaksi unik dengan teman-teman hantu seperti Peter Cees di chapter terakhir.
Film Danur: The Last Chapter merangkum perjalanan Risa dewasa, sekaligus menjadi syuting terlama sepanjang kariernya, lebih panjang dari film-film sebelumnya dalam seri ini.
Prilly mengaku campur aduk antara lega dan sedih, karena proyek ini menemaninya melewati berbagai fase hidup, membuatnya enggak bisa menerima peran horor lain selama periode itu.
Ia bahkan melakukan napak tilas lokasi syuting bersama Risa Saraswati asli, penulis cerita Danur, untuk menutup babak ini dengan manis.
Di acara premiere, Prilly tak kuasa menahan haru, "Rasanya mengharukan sekali, enggak terasa sudah 10 tahun perjalanannya dari saya 19 tahun syuting Danur."
Ia berharap Danur: The Last Chapter menjadi penutup manis bagi semesta Danur yang telah mengukir sejarah di perfilman Indonesia.
Kesetiaan Prilly selama 10 tahun ini tak hanya membentuk karakternya, tapi juga waralaba horor sukses yang menemani jutaan penonton.
Meskipun Prilly pamit dari Risa, Prilly optimis membuka lembaran baru dalam kariernya, dengan pengalaman Danur sebagai fondasi kuat.
"Semoga ini jadi penutup yang manis buat perjalanan Danur," ucapnya, hal itu meninggalkan kenangan abadi bagi penggemar. (*)
Editor : Mahendra Aditya