BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora merespon aksi demonstrasi warga Desa Jiken Kecamatan Jiken yang beberapa waktu lalu di PT Pentawira Agraha Sakti.
Jumat (21 November) Bupati Blora Arief Rohman akan mempertemukan pemilik perusahaan dengan warga yang demo.
Diberitakan sebelumnya puluhan warga Desa Jiken Kecamatan Jiken pada Jumat 14 November melakukan demonstrasi di halaman pabrik PT Pentawira. Bahkan mereka mengancam menutup pabrik.
Sebab warga merasa kehadiran pabrik menyebabkan pencemaran lingkungan.
Seperti produksi debu yang meganggu aktivitas warga, banjir, hingga tidak transparan dalam proses penyerapan tenaga kerja.
Bupati Blora Arief Rohman menyebut adanya demonstrasi beberapa lalu akibat adanya komunikasi yang tidak berjalan baik.
Sehingga aspirasi masyarakat tak tersampaikan.
"Kita panggil owner PT Pentawira Pak Liem Jumat sore dan karangtaruna yang demo," katanya.
Menurutnya itu bagian untuk memfasilitasi buntunya komunikasi antar warga dan pihak perusahaan.
Hal ini juga upaya mendorong mediasi serta ruang untuk berdiskusi.
"Kita ingin iklim investasi kondusif. Jadi sedikit-sedikit jangan didemo. Ini soal komunikasi," tambahnya.
Bupati berharap dengan upaya tersebut nanti apa yang menjadi aspirasi dan usulan masyarakat bisa tersampaikan.
"Yang punya sudah siap. Sehingga hari ini demo gak jadi," bebernya.
Pada Jumat nanti pemerintah akan mempertemukan kedua belah pihak dengan suasana ngopi bareng. Agar segala unek-unek tersampaikan dengan baik. (tos)
Editor : Ali Mustofa