Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Tiga Mobil Relawan Prabowo-Gibran Kabur Usai Bagi-bagi Alat Kampanye di Pasar Blora, Ternyata Ini Alasannya

Arif Fakhrian Khalim • Kamis, 1 Februari 2024 | 23:50 WIB
BUBAR: Tiga mobil relawan Prabowo-Gibran tancap gas usai ditegur Panwascam waktu bagi-bagi alat kampanye di Pasar Sido Makmur.
BUBAR: Tiga mobil relawan Prabowo-Gibran tancap gas usai ditegur Panwascam waktu bagi-bagi alat kampanye di Pasar Sido Makmur.

BLORA - Tiga mobil relawan Prabowo-Gibran kabur usai membagikan alat kampanye di tempat umum tanpa ada surat pemberitahuan. Kamis (1/2).

Para pedagang Pasar Rakyat Sido Makmur, Blora mengaku dibagikan tabloid, kalender dan celemek oleh relawan Prabowo-Gibran.

Menurut pantauan wartawan Jawa Pos Radar Kudus di lokasi, terdapat tiga mobil yang terparkir di bagian selatan pasar.

Tidak lama kemudian, para pedagang secara bergantian menyerbu tiga mobil relawan yang berniat membagikan ketiga alat kampanye tersebut.

Alhasil, puluhan pedagang di Pasar Sido Makmur menerima alat kampanye tersebut dengan diiming-imingi celemek bergambarkan Prabowo-Gibran. 

Salah satu juru parkir yang ada di Pasar Sido Makmur Joko mengatakan, pagi tadi sekitar jam 08.00 ada lima mobil yang datang ke pasar.

Tiga mobil kemudian berhenti di pasar, sedangkan dua lagi mengarah ke Randublatung. 

"Tiga mobil itu belum bayar sudah kabur. Belum bayar parkir malah disuruh pilih Prabowo-Gibran. Yo emoh aku dibayar rong ewu tok," ucapnya. 

Ketiga mobil relawan itu kabur, usai didatangi anggota Panwascam Blora.

Ketiganya diketahui belum memiliki surat tanda terima pemberitahuan (STTP). 

Anggota Panwascam Blora Kota Kahar mengatakan, ada laporan yang kamu terima dari para pedagang bahwasannya ada mobil yang terindikasi membawa alat kampanye.

Namun, kedatangannya telat dan sudah banyak pedagang yang menerima tabloid, kalender dan apron bergambarkan Prabowo-Gibran. 

"Kampanye itu kami paksa untuk diberhentikan, sebab tidak ada STTP yang dibawa untuk tanda perizinan. Ketika terlanjur ya sudah tidak bisa dikembalikan. Maka yang bisa dibawa hanya beberapa tabloid, kalender dan celemek untuk bukti pelanggaran," jelasnya. 

Sementara, Musriah, salah satu pedagang di Pasar Rakyat Sido Makmur mengaku senang dengan adanya pembagian tersebut.

“Tadi yang ngasih bawa mobil. Dikasih tanggal sama celemek ini. Dan juga ada yang dikasih tabloid," ujarnya. (ari)

Editor : Dzikrina Abdillah
#Prabowo-Gibran #Kabur #relawan #kampanye #STTP