Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Makin Memprihatinkan, Kasus HIV/AIDS di Blora Tembus 132 Kasus, Pemkab Lakukan Ini

Eko Santoso • Kamis, 14 September 2023 | 22:48 WIB

 

Ilustrasi Kasus HIV/AIDS
Ilustrasi Kasus HIV/AIDS

 

BLORA - Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Blora makin memperihatinkan. Selama Januari hingga Agustus ada 132 kasus. Sehingga pemerintah kabupaten menaruh perhatian khusus.

Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati menyebut hal tersebut perlu menjadi perhatian semua pihak.

Dan perlu membangun komitmen yang sama dalam mendukung pencegahan dan penanganan HIV/AIDS.

“Perkembangan HIV/AIDS di Kabupaten Blora tidak bisa kita sepelekan. Penanganan HIV/AIDS tidak bisa hanya dari kami pemerintah, tapi bagaimana seluruh stakeholder yang ada di Blora ini bisa bekerja sama saling support,” jelasnya.

Wabup menambahkan, perkembangan kasus yang ada di Blora mulai Januari sampai Agustus 2023 sudah ada 132 kasus baru.

Sehingga menjadi sorotan pemkab. Untuk itu diperlukan komitmen dari seluruh stakeholder.

Sehingga diadakanlah sarasehan dengan menghadirkan Forkopimda, Perangkat Daerah, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, KPA Blora, PKK Blora, IDI, Baznas, organisasi keagamaan dan organisasi masyarakat, Perguruan Tinggi, serta perwakilan Komunitas KDS Cahaya Mustika Blora.

Selain itu, turut serta menghadirkan narasumber dari Sekretaris KPA Kabupaten Klaten dr. Ronny Roekmito yang berbagi pengalaman dan informasi terkait penanganan HIV/AIDS dari Kabupaten Klaten.

“Kegiatan hari ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bersama terhadap HIV/AIDS yang ada di Blora,” terangnya.

Menurutnya kegiatan ini diharapkan juga menjadi wadah dan sarana koordinasi komunikasi dan tukar informasi, menjaga harmonisasi tanpa ada diskriminasi dan stigma bagi teman tekan odha serta fasilitas layanan bagi mereka.

“Saya ingin menguatkan komitmen kita semua, terutama bapak ibu OPD Pemkab Blora, bagaimana kita memberikan support kepada saudara-saudara kita sesuai dengan tupoksi kita,” tuturnya.

dr.Ronny melihat bahwa ada keseriusan dari Pemerintah Kabupaten Blora terhadap penanganan HIV/AIDS di Blora. Ia berharap agar penanganan HIV/AIDS di Blora bisa semakin baik.

“Saya melihat komitmennya luar biasa dan dekat dengan teman-teman KDS, semoga segera bisa membuat Blora 3 zero, yakni yang pertama agar tidak ada HIV baru, kedua tidak ada kematian karena HIV/AIDS, ketiga, tidak ada lagi diskriminasi kepada teman-teman HIV,” bebernya. (tos)

Editor : Ali Mustofa
#Wakil bupati #kasus #blora #hiv/aids