Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Akan Diresmikan Presiden, Bendungan Randugunting Blora Dicek Menteri PUPR

Ali Mustofa • Senin, 3 Januari 2022 | 22:46 WIB
CEK KONDISI: Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono mengunjungi Bendungan Randugunting di Desa Kalinanas, Japah, Blora, kemarin. (SUBEKANRADAR KUDUS)
CEK KONDISI: Menteri PUPR Basoeki Hadimoeljono mengunjungi Bendungan Randugunting di Desa Kalinanas, Japah, Blora, kemarin. (SUBEKANRADAR KUDUS)
BLORA Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basoeki Hadimoeljono mengunjungi Bendungan Randugunting di Desa Kalinanas, Japah, kemarin. Kunjungan ini untuk melihat progres bendungan dan mempersiapkan peresmian oleh Presiden RI Joko Widodo.

Dalam kunjungan kemarin, Basoeki Hadimoeljono juga menyempatkan naik bebek air berkeliling waduk. ”Kami akan selesaikan tanggal 3 besok (hari ini, Red). Mudah-mudahan bisa selesai. Tinggal perapian. Setelah tanggal 4 (Januari) mudah-mudahan bisa diresmikan Pak Presiden. Besok baru dirakorkan Setpres,” bebernya di lokasi kemarin.

Menteri yang rambutnya sudah memutih itu menambahkan, peresmian akan dilakukan pada pekan ini. Untuk tanggal belum dipastikan.

Menurutnya, dengan kapasitas daya tampung bendungan yang mencapai 14,42 juta meter kubik, diharapkan bisa bermanfaat bagi Kabupaten Blora, Rembang, dan Pati sebagai air baku, irigasi, dan wisata.

Menurutnya, pembangunan Bendung Randugunting ini, sudah lama sekali direncanakan. Sejak dirinya menjadi kepala seksi pada 1990-an silam. Namun, baru bisa dibangun sekarang. ”Kita tahu, Blora ini rawan air. Ada beberapa embung yang dibangun. Pembangunan Bendung Randugunting ini, anggarannya Rp 885 miliar,” ujar menteri kelahiran 5 November 1954 ini.

Diketahui, proyek Bendungan Randugunting ini, merupakan proyek nasional dari Kemen PUPR. Dilaksanakan Ditjen Sumber Daya Air melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana. Nilainya Rp 858,7 miliar dari APBN tahun jamak 2018-2022.

Pembangunannya dikerjakan PT. Wijaya Karya (WK) bersama dengan PT Andesmont Sakti (KSO). Kontraknya ditandatangani pada 8 November 2018 lalu. Dengan waktu pelaksanaan selama 1.460 hari kalender dan masa pemeliharaan 365 hari kalender.

Proses pembangunan dibiayai langsung dari APBN Pusat dengan luas lahan yang dibebaskan 192,111 hektare (lahan Perhutani KPH Mantingan), 1,198 hektare (lahan perusahaan milik BUMN), dan 32,402 hektare (lahan masyarakat). Proyek Bendungan Randugunting ini, memakan lahan seluas 236 hektare di dua desa, Desa Kalinanas dan Desa Gaplokan, Japah. Luas genangannya mencapai 187,19 hektare. Daya tampungan normal 10,40 juta meter kubik air.

”Untuk pemenuhan air bersih, Blora akan dapat 100 liter per detik. Rembang dan Pati mendapat 50 liter per detik. Saat ini, sudah mulai pengisian air,” ujarnya. (lin) Editor : Ali Mustofa
#menteri pupr #peresmian bendungan #bendungan randugunting #blora #presiden jokowi