Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Soal Kasus Puluhan Jamaah asal Rembang yang Gagal Berangkat Umrah, Begini Kata Mabari Travel

Abdul Rokhim • Minggu, 19 Maret 2023 | 19:41 WIB
KANTOR: Kantor Mabari Travel yang terletak di Desa Narukan, Kecamatan Kragan. (VACHRY RINALDY L/RADAR KUDUS)
KANTOR: Kantor Mabari Travel yang terletak di Desa Narukan, Kecamatan Kragan. (VACHRY RINALDY L/RADAR KUDUS)
REMBANG - Pihak Mabari Travel mengklaim juga tertipu atas kasus gagal berangkatnya jamaah umrah asal Kabupaten Rembang baru-baru ini. Agen perjalanan yang terletak di Kecamatan Kragan itu mengaku dirugikan oleh salah satu oknum berinisial T atas indisen tersebut.

Baca Juga : Kasus Puluhan Jamaah Gagal Berangkat Umrah: Dipulangkan ke Rembang hingga Dijadwalkan Pemberangkatan Ulang

Diberitakan sebelumnya, pada Jumat (17/3) 38 jamaah umrah sempat terkatung-katung di Kabupaten Kulonprogo, Jogjakarta. Mereka tidak bisa berangkat ke tanah suci lantaran terkendala izin penerbangan.

Nur Fariha, anak pemilik Travel Mabari Kragan pun kemudian buka suara terkait kasus tersebut. Ia menjelaskan, Mabari merupakan travel lokal atau hanya agen penjualan tiket. Bukanlah biro perjalanan umrah.

"Bukan biro, tetapi travel lokal, mabari adalah travel lokal yang ingin beribadah umrah dengan jamaah yang lain," jelasnya.

Lantaran Mabari Travel masih terbilang kecil, kata Nur Fariha, untuk memberangkatkan para jamaah pihaknya mengaku masih perlu perantara dari PT besar. Yang dalam hal ini adalah PT Amanah Berkah Mandiri.

Baca Juga : Jamaah asal Rembang Gagal Berangkat Umrah dan Masih Tertahan di Jogjakarta, Pihak Kelurga Gelisah

Ia menjelaskan, alurnya, para jamaah membayar uang di awal ke Mabari Travel, kemudian Mabari Travel melunasi semua kebutuhan ibadah umrah ke PT Amanah Berkah Mandiri melalui oknum yang berinisial T tersebut.

"Ntah karyawan atau apa (inisial T, Red) tapi yang jelas dia ada sangkut pautnya sama PT," jelasnya.

Terkait kasus batalnya keberangkatan itu, diketahui sebelumnya rombongan juga sempat tiba di bandara Juanda Surabaya. Namun, pihak maskapai tidak bisa memberangkatkan karena tidak ada tiket dari Surabaya ke Malaysia.

Selanjutnya, pihak Mabari Travel mengarahkan jamaah untuk terbang melalui Jogjakarta namun masalah serupa juga terjadi di sana. Pihak biro pun kemudian mengajak para jamaah untuk berdiskusi dan beristirahat di salah satu hotel di Kulonprogo untuk sementara waktu.

Baca Juga : Kasus Puluhan Jamaah asal Rembang Gagal Berangkat Umrah, Pihak Travel: Kami Juga Korban!

"Karena kebetulan PT besarnya (PT Amanah Berkah Mandiri, Red) ada di Klaten, Jogja. Dari sini pihak Mabari juga dirugikan waktu dan dana untuk tinggal di Jogja," jelasnya.

Tak cukup sampai sana, pihak Mabari Travel kemudian mencoba mengonfirmasi PT Amanah Berkah Mandiri terkait kasus tersebut. Diketahui, tiket penerbangan dari Malaysia ke Jeddah sudah ada. Namun, untuk tiket perjalanan Surabaya-Malaysia memang belum ada.

"Setelah ditelusuri, ternyata di oknum T ini belum melunasi uang ke PT, jadi pihak PT hanya memesankan tiket seadanya," imbuhnya.

Mengetahui hal itu, pihak Mabari Travel pun kaget dan tentunya merasa dirugikan. Sebab, pihaknya telah membayar lunas untuk semua kebutuhan para jamaah.

"PT Amanah Berkah Mandiri adalah biro perjalanan umrah yang memberangkatkan rombongan kami. Jadi, pihak Mabari Travel bukan yang menipu, tetapi juga korban penipuan dari oknum. Jamaah Mabari Travel sudah mebayar lunas ke oknum tersebut, tetapi oknum tidak membayar lunas ke pihak PT nya," katanya. (vah/khim) Editor : Abdul Rokhim
#bandara yia Jogjakarta #Jamaah umrah rembang #mabari #rembang #jamaah umrah gagal berangkat #jamaah umrah terlantar #mabari travel #biro umrah