Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Biosolar B50 Resmi Diluncurkan, Segini Harganya per Liter

A
Penulis: Anita Fitriani❯
B50
B50

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

RADAR KUDUS — Pemerintah secara resmi meluncurkan biodiesel B50 pada 1 Juli 2026.

Harga eceran subsidi yang ditetapkan mengacu pada mekanisme harga solar yang berlaku saat ini. Dari informasi yang beredar, harga ritel biodiesel subsidi berkisar sekitar Rp 6.800 per liter.

Advertisement

Hal ini memungkinkan masyarakat dan pelaku usaha untuk bersiap menghadapi peralihan komposisi bahan bakar diesel menjadi campuran 50% minyak sawit dan 50% solar murni.

Peluncuran B50 dilaporkan sebagai tahap berikutnya dari kebijakan campuran biodiesel yang sebelumnya bernama B40.

Harga jual B50 ditentukan dengan mengikuti formula harga solar yang sudah ada, sehingga tidak ada sistem penentuan harga khusus untuk B50.

Pemerintah juga menyatakan bahwa evaluasi dan penyesuaian harga akan dilakukan secara rutin sesuai dengan mekanisme formula harga bahan bakar diesel yang berlaku setiap bulan.

Advertisement

Artikel Terkait

82% SPBU Pertamina Sudah Sediakan B50, Target 100% pada September 2026

82% SPBU Pertamina Sudah Sediakan B50, Target 100% pada September 2026

PT Pertamina Patra Niaga melaporkan bahwa 82% dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) miliknya di seluruh Indonesia telah mulai menawarkan bahan bakar biodiesel B50 sejak awal bulan Juli 2026.

B50 Segera Hadir di Semua SPBU, Pemerintah Bidik Hemat Devisa Rp170 Triliun

B50 Segera Hadir di Semua SPBU, Pemerintah Bidik Hemat Devisa Rp170 Triliun

Pemerintah menargetkan seluruh SPBU di Indonesia menjual biodiesel B50 mulai 1 Oktober 2026. Program ini diproyeksikan menghemat devisa Rp170 triliun, menekan emisi, dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Bahlil Ungkap Adanya B50, Hemat Devisa hingga Rp170 Triliun

Bahlil Ungkap Adanya B50, Hemat Devisa hingga Rp170 Triliun

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pelaksanaan biodiesel B50 dapat menjadi langkah signifikan untuk mengurangi impor solar dan menghemat devisa negara dengan potensi mencapai Rp17

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer