Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bahlil Ungkap Adanya B50, Hemat Devisa hingga Rp170 Triliun

A
Penulis: Anita Fitriani❯

 


Advertisement

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia

 

 

Advertisement

 

RADAR KUDUS — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pelaksanaan biodiesel B50 dapat menjadi langkah signifikan untuk mengurangi impor solar dan menghemat devisa negara dengan potensi mencapai Rp170 triliun.

Pernyataan ini disampaikan pada acara peluncuran B50 di Karawang pada 9 Juli 2026, menegaskan bahwa kebijakan ini akan meningkatkan ketahanan energi nasional serta mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar minyak.

Advertisement

Bahlil merincikan bahwa estimasi penghematan tersebut meningkat dibandingkan dengan program B40 yang sebelumnya diperkirakan mampu menahan devisa sekitar Rp133 triliun.

Ia menyatakan bahwa dengan adanya B50, kebutuhan untuk mengimpor solar akan berkurang secara signifikan, bahkan dapat berpotensi menghilangkan keharusan impor produk solar ke tanah air.

Dalam penjelasannya, Bahlil menggarisbawahi bahwa dampak utama dari kebijakan ini bukan hanya soal penghematan devisa, melainkan juga penguatan posisi energi nasional.

Selain terkait devisa, Bahlil juga menambahkan bahwa penerapan B50 akan meningkatkan permintaan CPO dari 15,2 juta ton menjadi 16,3 juta ton, sehingga akan memberikan kepastian pasar yang lebih luas bagi para petani sawit.

Advertisement

Artikel Terkait

82% SPBU Pertamina Sudah Sediakan B50, Target 100% pada September 2026

82% SPBU Pertamina Sudah Sediakan B50, Target 100% pada September 2026

PT Pertamina Patra Niaga melaporkan bahwa 82% dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) miliknya di seluruh Indonesia telah mulai menawarkan bahan bakar biodiesel B50 sejak awal bulan Juli 2026.

B50 Segera Hadir di Semua SPBU, Pemerintah Bidik Hemat Devisa Rp170 Triliun

B50 Segera Hadir di Semua SPBU, Pemerintah Bidik Hemat Devisa Rp170 Triliun

Pemerintah menargetkan seluruh SPBU di Indonesia menjual biodiesel B50 mulai 1 Oktober 2026. Program ini diproyeksikan menghemat devisa Rp170 triliun, menekan emisi, dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Prabowo Subianto Resmi Terapkan B50, Penghematan Devisa Capai Rp170 Triliun

Prabowo Subianto Resmi Terapkan B50, Penghematan Devisa Capai Rp170 Triliun

Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan pelaksanaan biodiesel B50 sebagai upaya baru pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor solar

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer